Ketua GPM Halsel Soroti Dugaan Pengelolaan Dana BOS Afirmasi SDN 241 Halsel, Kepsek Disebut Belum Belanjakan Anggaran Rp42 Juta

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 06:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Foto Ketua DPC GPM HALMAHERA SELATAN HARMAIN RUSLI DAN KEPSEK SDN 241 HALSEL RASMA ABUBAKAR

i

Gambar: Foto Ketua DPC GPM HALMAHERA SELATAN HARMAIN RUSLI DAN KEPSEK SDN 241 HALSEL RASMA ABUBAKAR

HALMAHERA SELATAN – Ketua Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Selatan, Harmain Rusli, melontarkan kritik keras terhadap pengelolaan Dana BOS Afirmasi di SD Negeri 241 Halmahera Selatan yang dipimpin oleh Rasma Abubakar. Ia menilai penggunaan anggaran tersebut hingga kini belum menunjukkan kejelasan dan patut menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan.

Menurut Harmain, Dana BOS Afirmasi sebesar Rp42 juta yang diterima sekolah seharusnya digunakan sesuai dengan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS). Sejumlah item yang wajib dipenuhi dalam belanja tersebut, antara lain laptop, printer, jaringan Wi-Fi, sound system aktif, serta perbaikan gedung sekolah yang mengalami kerusakan.

Namun, hingga saat ini, kata Harmain, belum ada kepastian apakah anggaran tersebut telah direalisasikan sesuai peruntukannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

«”Dana BOS Afirmasi itu harus dibelanjakan sesuai ARKAS. Tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Kami juga menilai belum ada tindak lanjut dari Dinas Pendidikan Halmahera Selatan terhadap persoalan ini,” ujar Harmain.»

Salah satu staf guru mengaku telah mempertanyakan langsung kepada Kepala SDN 241 Halmahera Selatan mengenai penggunaan dana tersebut. Menurutnya, jawaban yang diterima justru menimbulkan tanda tanya besar.

«”Saat kami bertanya apakah dana itu sudah dibelanjakan atau belum, kepala sekolah menjawab, ‘Orang sudah mau ganti saya jadi kepala sekolah, jadi buat apa belanja lagi.’ Pernyataan seperti ini sangat disayangkan apabila benar disampaikan,” katanya.»

Selain menyoroti pengelolaan Dana BOS Afirmasi, Harmain juga mengungkap dugaan adanya persoalan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SDN 241 Halmahera Selatan.

Baca Juga:  Kabar Duka dari Polres Halsel: Kasat Intelkam AKP Djamailullail Mustafa Tutup Usia Saat Bertugas

Ia menyebut hingga kini kepala sekolah belum membentuk panitia penerimaan siswa baru sebagaimana lazim dilakukan setiap tahun ajaran baru. Bahkan, menurut informasi yang diperolehnya, hingga saat ini belum ada siswa yang terdaftar sebagai peserta didik baru di sekolah tersebut.

“Ini menjadi persoalan serius. Jika benar panitia PPDB belum dibentuk dan belum ada siswa yang mendaftar, maka kondisi ini harus segera menjadi perhatian pemerintah daerah agar tidak berdampak terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah,” tegasnya.

Harmain mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS Afirmasi di SDN 241 Halmahera Selatan, sekaligus mengevaluasi kinerja kepala sekolah agar persoalan tersebut tidak terus berlarut-larut.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN 241 Halmahera Selatan, Rasma Abubakar, belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait sejumlah tudingan tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koalisi KP2R Hal-Sel Tagih Kepastian Hukum Penambang Rakyat, Pemerintah Diminta Segera Tetapkan WPR dan Terbitkan IPR
Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”
Keretakan Manajemen Sekolah di Desa Talimau, Siswa SMP Nurul Hasan Terancam Kehilangan Ruang Belajar, Warga Desak Pemkab Halsel Bertindak
PPDB Tak Kunjung Berjalan, SDN 241 Halsel Jadi Sorotan, Evaluasi Kepala Sekolah Didesak
Krisis Air Bersih Diduga Lumpuhkan Kehidupan Warga Desa Dowora, Masyarakat Desak Pemkab Halmahera Selatan Segera Bertindak
MATAMUDA 2026 Resmi Digelar, Madrasah Aliyah Alkhairaat Labuha Siapkan Generasi Berakhlak Mulia, Cerdas, Unggul, Madani, dan Moderat
MPLS 2026 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bacan: Selamat Datang Siswa-Siswi Hebat, Siap Menjadi Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia
Proyek Miliaran Rupiah di Kelurahan Sasa Diduga Menggunakan Solar Subsidi, LSM Gipers Desak APH Turun Lapangan
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:47 WIT

Koalisi KP2R Hal-Sel Tagih Kepastian Hukum Penambang Rakyat, Pemerintah Diminta Segera Tetapkan WPR dan Terbitkan IPR

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:32 WIT

Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:14 WIT

Keretakan Manajemen Sekolah di Desa Talimau, Siswa SMP Nurul Hasan Terancam Kehilangan Ruang Belajar, Warga Desak Pemkab Halsel Bertindak

Senin, 20 Juli 2026 - 13:56 WIT

PPDB Tak Kunjung Berjalan, SDN 241 Halsel Jadi Sorotan, Evaluasi Kepala Sekolah Didesak

Senin, 20 Juli 2026 - 06:12 WIT

Ketua GPM Halsel Soroti Dugaan Pengelolaan Dana BOS Afirmasi SDN 241 Halsel, Kepsek Disebut Belum Belanjakan Anggaran Rp42 Juta

Berita Terbaru