Kecelakaan Tragis di Jalan Lintas Propinsi Maluku Utara: Dump Truck Jatuh dari Ketinggian 10 Meter, Timpa Bangunan Kos-Kosan

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Tengah – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal mengerikan terjadi di jalan lintas provinsi wilayah Desa Lukulamo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Sabtu, 10 Januari 2026, sekitar pukul 02:30 WIT (Waktu Indonesia Timur).

Kejadian ini melibatkan satu unit kendaraan dump truck (damtrek) yang diduga hilang kendali saat melintas di jalur yang dikenal berbahaya.

Akibatnya, kendaraan berat tersebut terjun bebas dari ketinggian sekitar 10 meter sebelum akhirnya menimpa salah satu bangunan kos-kosan milik warga setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi awal dari saksi mata dan laporan masyarakat, sopir kendaraan mengalami kehilangan kendali yang diduga disebabkan oleh faktor teknis kendaraan atau kondisi jalan yang licin pada dini hari tersebut. Dump truck yang sedang mengangkut material tersebut langsung ambruk ke bawah tebing dan menghantam atap serta bagian bangunan kos-kosan di bawahnya.

Bangunan kos-kosan yang tertimpa mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap dan struktur utama. Beberapa penghuni kos yang sedang beristirahat di dalam bangunan terkejut dan berhasil menyelamatkan diri tepat waktu, namun kerugian material diperkirakan cukup signifikan. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa atau luka-luka berat dari pihak kepolisian atau instansi terkait. Tim evakuasi dan petugas medis langsung dikerahkan ke lokasi untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

Petugas Polres Halmahera Tengah bersama Satlantas dan relawan masyarakat segera melakukan pengamanan TKP (Tempat Kejadian Perkara), evakuasi kendaraan, serta penyelidikan awal. Jalur lintas di lokasi kejadian sempat ditutup sementara untuk memperlancar proses evakuasi dan penyelidikan.

Baca Juga:  Diduga Tinggalkan Tugas 4–5 Bulan, Kades Tabajaya Didesak Segera Diperiksa DPMD Halsel

Wilayah Gunung Tabalik dan sekitar Desa Lukulamo di Kecamatan Weda Tengah memang dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat seperti dump truck yang sering melintas untuk mendukung aktivitas pertambangan nikel di kawasan tersebut.

Tanjakan dan turunan curam, ditambah kondisi jalan yang kadang rusak akibat cuaca, sering menjadi faktor pemicu insiden serupa di masa lalu.

Pihak kepolisian menduga penyebab utama adalah hilang kendali akibat faktor teknis (kemungkinan rem blong) atau kelengahan sopir di tengah kondisi jalan malam hari. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengetahui kronologi pasti serta mengidentifikasi sopir dan pemilik kendaraan.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara di jalur lintas provinsi Maluku Utara, khususnya bagi pengemudi kendaraan berat. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan evaluasi kondisi infrastruktur jalan di kawasan rawan seperti Gunung Tabalik, termasuk pemasangan rambu peringatan yang lebih baik, pembangunan pagar pengaman (guard rail), serta peningkatan kualitas jalan.

Masyarakat setempat juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan dini hari.

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berlangsung. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah adanya keterangan resmi dari Polres Halmahera Tengah dan pihak berwenang lainnya.

Bung Diman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koalisi KP2R Hal-Sel Tagih Kepastian Hukum Penambang Rakyat, Pemerintah Diminta Segera Tetapkan WPR dan Terbitkan IPR
Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”
Keretakan Manajemen Sekolah di Desa Talimau, Siswa SMP Nurul Hasan Terancam Kehilangan Ruang Belajar, Warga Desak Pemkab Halsel Bertindak
PPDB Tak Kunjung Berjalan, SDN 241 Halsel Jadi Sorotan, Evaluasi Kepala Sekolah Didesak
Ketua GPM Halsel Soroti Dugaan Pengelolaan Dana BOS Afirmasi SDN 241 Halsel, Kepsek Disebut Belum Belanjakan Anggaran Rp42 Juta
Krisis Air Bersih Diduga Lumpuhkan Kehidupan Warga Desa Dowora, Masyarakat Desak Pemkab Halmahera Selatan Segera Bertindak
MATAMUDA 2026 Resmi Digelar, Madrasah Aliyah Alkhairaat Labuha Siapkan Generasi Berakhlak Mulia, Cerdas, Unggul, Madani, dan Moderat
MPLS 2026 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bacan: Selamat Datang Siswa-Siswi Hebat, Siap Menjadi Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:47 WIT

Koalisi KP2R Hal-Sel Tagih Kepastian Hukum Penambang Rakyat, Pemerintah Diminta Segera Tetapkan WPR dan Terbitkan IPR

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:32 WIT

Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:14 WIT

Keretakan Manajemen Sekolah di Desa Talimau, Siswa SMP Nurul Hasan Terancam Kehilangan Ruang Belajar, Warga Desak Pemkab Halsel Bertindak

Senin, 20 Juli 2026 - 13:56 WIT

PPDB Tak Kunjung Berjalan, SDN 241 Halsel Jadi Sorotan, Evaluasi Kepala Sekolah Didesak

Senin, 20 Juli 2026 - 06:12 WIT

Ketua GPM Halsel Soroti Dugaan Pengelolaan Dana BOS Afirmasi SDN 241 Halsel, Kepsek Disebut Belum Belanjakan Anggaran Rp42 Juta

Berita Terbaru