Halmahera Selatan,– Masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan menikmati fenomena alam gerhana bulan yang terlihat jelas pada Selasa malam. Peristiwa langka ini menarik perhatian warga dari berbagai kecamatan, termasuk wilayah Bacan, yang memilih berkumpul di area terbuka untuk menyaksikan proses terjadinya gerhana.
Sejak awal kemunculannya, bulan tampak perlahan tertutup bayangan Bumi. Memasuki puncak gerhana sekitar pukul 21.30 WIT, permukaan bulan berubah menjadi kemerahan. Fenomena ini terjadi karena posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus, sehingga cahaya Matahari yang menuju Bulan terhalang oleh Bumi dan menghasilkan efek warna merah akibat pembiasan cahaya di atmosfer.
Kondisi cuaca yang cerah turut mendukung masyarakat dalam mengamati peristiwa tersebut. Sejumlah warga bahkan mengabadikan momen itu menggunakan kamera ponsel dan membagikannya di media sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Guru-guru di Halmahera Selatan juga memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana edukasi bagi para pelajar untuk memahami secara langsung proses terjadinya gerhana bulan. Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan aman dilihat dengan mata telanjang tanpa alat pelindung khusus.
Fenomena gerhana bulan ini menjadi pengingat akan kebesaran alam sekaligus mempererat kebersamaan warga yang bersama-sama menyaksikan keindahan langit malam di Halmahera Selatan.









