Gerhana Bulan, Fenomena Alam yang Terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan,– Masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan menikmati fenomena alam gerhana bulan yang terlihat jelas pada Selasa malam. Peristiwa langka ini menarik perhatian warga dari berbagai kecamatan, termasuk wilayah Bacan, yang memilih berkumpul di area terbuka untuk menyaksikan proses terjadinya gerhana.

Sejak awal kemunculannya, bulan tampak perlahan tertutup bayangan Bumi. Memasuki puncak gerhana sekitar pukul 21.30 WIT, permukaan bulan berubah menjadi kemerahan. Fenomena ini terjadi karena posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus, sehingga cahaya Matahari yang menuju Bulan terhalang oleh Bumi dan menghasilkan efek warna merah akibat pembiasan cahaya di atmosfer.

Baca Juga:  BADKO HMI Maluku Utara Soroti Mandeknya Kapal di Pelabuhan Indari dan Loleo Jaya, Bupati–DPRD Halsel Diminta Bertanggung Jawab

Kondisi cuaca yang cerah turut mendukung masyarakat dalam mengamati peristiwa tersebut. Sejumlah warga bahkan mengabadikan momen itu menggunakan kamera ponsel dan membagikannya di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guru-guru di Halmahera Selatan juga memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana edukasi bagi para pelajar untuk memahami secara langsung proses terjadinya gerhana bulan. Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan aman dilihat dengan mata telanjang tanpa alat pelindung khusus.

Fenomena gerhana bulan ini menjadi pengingat akan kebesaran alam sekaligus mempererat kebersamaan warga yang bersama-sama menyaksikan keindahan langit malam di Halmahera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata
Event Balap di Jalan Utama Halsel Tuai Sorotan, Warga Keluhkan Akses Ditutup dan Karcis Masuk
Dirut PDAM Halsel Klarifikasi Tagihan Air Rp967 Ribu, Akui Dipicu Kebocoran Instalasi Pelanggan
WERLINA TOTONONU Maju sebagai Calon Kepala Desa Bobo, Bawa Semangat Perubahan dan Harapan Baru untuk Masyarakat
Ketua GPM Halsel Desak Dirut PDAM Evaluasi Pegawai Terkait Dugaan Tarif Air Tidak Wajar
Warga Dusun Sungira Komplen Tarif Air Capai Rp967 Ribu, Pertanyakan Sistem Penagihan PDAM
Ketua GPM Harmain Rusli Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Warga
Di Bawah Cahaya Redup, Kepastian Itu Seakan Mati Perlahan: Jejak Identitas dan Akreditasi SD Negeri 173 Halmahera Selatan yang Tak Kunjung Kembali
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:54 WIT

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:09 WIT

Dirut PDAM Halsel Klarifikasi Tagihan Air Rp967 Ribu, Akui Dipicu Kebocoran Instalasi Pelanggan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:32 WIT

WERLINA TOTONONU Maju sebagai Calon Kepala Desa Bobo, Bawa Semangat Perubahan dan Harapan Baru untuk Masyarakat

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:02 WIT

Ketua GPM Halsel Desak Dirut PDAM Evaluasi Pegawai Terkait Dugaan Tarif Air Tidak Wajar

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:55 WIT

Warga Dusun Sungira Komplen Tarif Air Capai Rp967 Ribu, Pertanyakan Sistem Penagihan PDAM

Berita Terbaru

Kepulauan Tidore

KKSD UMMU Kelompok 3 Bahas Program Pengabdian Bersama Pemdes Tului

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:59 WIT

Halmahera Selatan

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:54 WIT

Kepulauan Sula

Mahasiswa Hukum UMMU Soroti Dugaan Korupsi DD dan ADD Desa Kabau Pantai

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:12 WIT