Direktur Rumah Sakit Bisui Diduga Memelihara Anjing di Lingkungan RS, Dinas Kesehatan Halmahera Selatan Diminta Lebih Tegas Sosialisasikan Kebersihan

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan – Keberadaan anjing yang dipelihara di lingkungan Rumah Sakit (RS) Bisui, Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tenga, Kabupaten Halmahera Selatan, menuai kritik keras. Hal ini dianggap sebagai salah satu bentuk pencemaran kesehatan yang berpotensi membahayakan pasien, pengunjung, dan tenaga medis.

Menurut laporan warga setempat, direktur RS Bisui diketahui memelihara anjing di area rumah sakit. Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan standar kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah sakit, karena dapat menjadi sumber penularan penyakit, kotoran, serta gangguan ketenangan pasien yang sedang dirawat.

Seorang warga Desa Bisui yang enggan disebutkan namanya mengatakan,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang steril dan aman. Memelihara anjing di dalam lingkungan RS jelas bertentangan dengan prinsip pencegahan infeksi dan pencemaran kesehatan.”

Atas kondisi ini, masyarakat mendesak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan untuk segera bertindak tegas. Mereka meminta agar dilakukan sosialisasi yang lebih intensif dan tegas kepada seluruh pihak yang berada di RS Bisui, khususnya terkait pengelolaan lingkungan dan pencegahan pencemaran kesehatan.

“Sudah saatnya Dinas Kesehatan turun langsung dan memberikan teguran serta sosialisasi yang jelas. Jangan sampai masalah kecil ini berkembang menjadi ancaman kesehatan yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Bisui.

Saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Rumah Sakit Bisui maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan terkait laporan ini. Masyarakat berharap agar pengawasan lingkungan rumah sakit semakin diperketat agar sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan tentang Standar Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

Baca Juga:  IPMB Desak Inspektorat Buka Terang Hasil Audit Dana Desa Busua, Ada Temuan Merugikan Negara

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa setiap fasilitas kesehatan harus menjaga kebersihan secara maksimal, termasuk melarang kehadiran hewan peliharaan di area pelayanan medis. Dinas Kesehatan diharapkan segera menindaklanjuti agar kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kecamatan Gane Timur Tenga tidak menurun.

Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koalisi KP2R Hal-Sel Tagih Kepastian Hukum Penambang Rakyat, Pemerintah Diminta Segera Tetapkan WPR dan Terbitkan IPR
Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”
Keretakan Manajemen Sekolah di Desa Talimau, Siswa SMP Nurul Hasan Terancam Kehilangan Ruang Belajar, Warga Desak Pemkab Halsel Bertindak
PPDB Tak Kunjung Berjalan, SDN 241 Halsel Jadi Sorotan, Evaluasi Kepala Sekolah Didesak
Ketua GPM Halsel Soroti Dugaan Pengelolaan Dana BOS Afirmasi SDN 241 Halsel, Kepsek Disebut Belum Belanjakan Anggaran Rp42 Juta
Krisis Air Bersih Diduga Lumpuhkan Kehidupan Warga Desa Dowora, Masyarakat Desak Pemkab Halmahera Selatan Segera Bertindak
MATAMUDA 2026 Resmi Digelar, Madrasah Aliyah Alkhairaat Labuha Siapkan Generasi Berakhlak Mulia, Cerdas, Unggul, Madani, dan Moderat
MPLS 2026 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bacan: Selamat Datang Siswa-Siswi Hebat, Siap Menjadi Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:47 WIT

Koalisi KP2R Hal-Sel Tagih Kepastian Hukum Penambang Rakyat, Pemerintah Diminta Segera Tetapkan WPR dan Terbitkan IPR

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:32 WIT

Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:14 WIT

Keretakan Manajemen Sekolah di Desa Talimau, Siswa SMP Nurul Hasan Terancam Kehilangan Ruang Belajar, Warga Desak Pemkab Halsel Bertindak

Senin, 20 Juli 2026 - 13:56 WIT

PPDB Tak Kunjung Berjalan, SDN 241 Halsel Jadi Sorotan, Evaluasi Kepala Sekolah Didesak

Senin, 20 Juli 2026 - 06:12 WIT

Ketua GPM Halsel Soroti Dugaan Pengelolaan Dana BOS Afirmasi SDN 241 Halsel, Kepsek Disebut Belum Belanjakan Anggaran Rp42 Juta

Berita Terbaru