Gempa M 7,6 Guncang Tenggara Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk Malut dan Sulut

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 23:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, 2 April 2026 — Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami dan mengeluarkan peringatan dini bagi sejumlah wilayah di Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut).

Gempa terjadi pada pukul 05:48:16 WIB dengan pusat berada di laut, sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, pada koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur. Kedalaman gempa tercatat 62 kilometer.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, sejumlah daerah berstatus SIAGA tsunami dengan estimasi waktu kedatangan gelombang sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Kota Ternate (Maluku Utara): pukul 05:53:14 WIB
  • Halmahera (Maluku Utara): pukul 05:54:14 WIB
  • Kota Tidore (Maluku Utara): pukul 05:56:14 WIB
  • Kota Bitung (Sulawesi Utara): pukul 06:12:14 WIB
  • Minahasa Bagian Selatan (Sulawesi Utara): pukul 06:17:14 WIB
  • Minahasa Selatan bagian selatan (Sulawesi Utara): pukul 06:18:14 WIB
Baca Juga:  Kontroversi Kades Gonone Viral, Publik Soroti Dana Desa hingga Peran Pemerintah Daerah

Status SIAGA menandakan masyarakat di wilayah pesisir diminta untuk segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan menjauhi pantai.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah dan instansi terkait. Warga juga diminta untuk tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi dan terus memantau perkembangan melalui kanal resmi BMKG.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa. Namun, getaran gempa dilaporkan terasa kuat di sejumlah wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

Pihak berwenang saat ini terus melakukan pemantauan dan pembaruan data terkait potensi tsunami serta dampak gempa yang terjadi.

Tetap waspada, keselamatan adalah prioritas utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Loleomekar Desak Bupati dan DPRD Halsel Lanjutkan Jalan Lapen hingga ke Desa
IAIN Ternate Kukuhkan 523 Wisudawan, Lima Lulusan Terbaik Raih Predikat Tertinggi
Laporan 57 Kades Masuk Polres Halsel, GPM: Telusuri Dana Desa, Jangan Berhenti di Administrasi
Laga Persahabatan Sepak Bola SMAN 17 vs SMA Alkhairaat Wayaua: Pererat Silaturahmi dan Junjung Sportivitas Pelajar Halmahera Selatan
Rumah Warga Loleojaya Ludes Terbakar, Keluarga Din dan Sarni Kehilangan Tempat Tinggal
Wayaua Bersatu, Matangkan Persiapan Piala Bupati Cup Halsel 2026
Daniel Waraney Tumilantouw Meninggal di Site Kawasi PT HJF (Harita Group), Kuasa Hukum Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan
LDKS SMAN 7 Halmahera Selatan Siapkan Calon Pemimpin OSIS yang Berkarakter dan Berintegritas
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:00 WIT

Warga Loleomekar Desak Bupati dan DPRD Halsel Lanjutkan Jalan Lapen hingga ke Desa

Senin, 7 September 2026 - 06:35 WIT

IAIN Ternate Kukuhkan 523 Wisudawan, Lima Lulusan Terbaik Raih Predikat Tertinggi

Kamis, 3 September 2026 - 09:56 WIT

Laporan 57 Kades Masuk Polres Halsel, GPM: Telusuri Dana Desa, Jangan Berhenti di Administrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:39 WIT

Laga Persahabatan Sepak Bola SMAN 17 vs SMA Alkhairaat Wayaua: Pererat Silaturahmi dan Junjung Sportivitas Pelajar Halmahera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:30 WIT

Rumah Warga Loleojaya Ludes Terbakar, Keluarga Din dan Sarni Kehilangan Tempat Tinggal

Berita Terbaru