Ternate,trendhalsel.com– Seorang mahasiswi berusia 19 tahun berinisial MR diduga menjadi korban teror dan kekerasan fisik yang mengejutkan di Kota Ternate, Maluku Utara. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, 27 Desember 2025, sekitar pukul 15.30 WIT, tepat di depan indekos korban di Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara.
Menurut pengakuan korban, ia tidak menyadari bahwa dirinya telah diikuti oleh pelaku bernama Fikram saat pulang ke indekos. Begitu tiba di depan tempat tinggalnya, pelaku tiba-tiba mendekat, menarik tangan korban dengan kasar, dan menyeretnya di jalan aspal.
“Saya kaget sekali dan langsung berteriak minta tolong, tapi dia tetap menarik dan menyeret saya di jalan. Rasanya sangat sakit dan menakutkan,” ungkap MR dengan suara bergetar saat dikonfirmasi wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat perbuatan pelaku tersebut, MR mengalami luka gores yang cukup dalam, bengkak, serta memar di tangan kanan dan kaki kiri. Setelah melakukan aksinya, Fikram langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Merasa trauma dan dirugikan secara fisik maupun psikis, korban segera melaporkan peristiwa ini ke Polres Ternate. Laporan resmi diterima oleh pihak kepolisian, dan proses hukum pun mulai bergulir untuk mencari keadilan bagi korban.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Ternate, AKP Bakry Syahruddin, membenarkan adanya laporan tersebut.
“Kami telah menerima pengaduan resmi dari korban. Saat ini, proses masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan untuk penanganan lebih lanjut,” kata AKP Bakry dengan tegas.
Pihak kepolisian menyatakan akan melakukan penyidikan secara profesional dan transparan, termasuk mencari keberadaan pelaku untuk dimintai keterangan serta diproses sesuai hukum yang berlaku. Kasus ini diduga masuk dalam kategori penganiayaan ringan hingga sedang, dengan ancaman pidana sesuai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
Peristiwa ini kembali menyita perhatian masyarakat Ternate terkait maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan, khususnya di lingkungan sekitar indekos mahasiswa. Banyak warga mengharapkan polisi segera menangkap pelaku agar tidak ada korban lain dan memberikan efek jera.
Korban saat ini sedang menjalani pemulihan fisik dan psikis, didampingi keluarga serta teman-temannya. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk lebih waspada saat beraktivitas sendirian di jalan.
Polres Ternate mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku untuk segera melapor.
“Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini demi keadilan bagi korban,” tutup AKP Bakry Syahruddin.
Penulis:RI










