HALMAHERA SELATAN – Sebuah tiang jaringan listrik yang diduga memanfaatkan batang pohon sebagai penyangga menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan. Penampakan tersebut berada di ruas Jalan Lingkar Pulau Bacan menuju Desa Suma Tinggi, Kecamatan Bacan.
Berdasarkan pantauan tim redaksi di lokasi, terlihat satu tiang jaringan listrik menggunakan batang pohon berukuran besar yang telah dipangkas seluruh cabang dan rantingnya. Pada bagian atas batang pohon itu dipasang isolator sebagai penyangga kabel listrik, sehingga sekilas tampak menyerupai tiang listrik permanen.
Kondisi tersebut sontak menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas. Tidak sedikit warga yang mengaku heran melihat jaringan listrik ditopang oleh batang pohon, mengingat umumnya jaringan distribusi PLN menggunakan tiang beton atau tiang besi sesuai standar konstruksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemantauan, batang pohon yang dijadikan penyangga tampak masih tertanam kuat di dalam tanah. Meski demikian, keberadaan tiang tersebut memunculkan berbagai pertanyaan mengenai aspek keamanan, ketahanan konstruksi, serta kesesuaiannya dengan standar teknis jaringan kelistrikan.

Sejumlah warga berharap pihak PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuha dapat memberikan penjelasan terkait penggunaan batang pohon tersebut. Menurut mereka, masyarakat berhak mengetahui apakah konstruksi itu merupakan solusi sementara, bagian dari pekerjaan pemeliharaan jaringan, atau memang telah memenuhi standar keselamatan operasional.
Selain itu, warga juga meminta agar dilakukan evaluasi terhadap kondisi tiang tersebut, terutama untuk mengantisipasi potensi risiko saat terjadi cuaca ekstrem, angin kencang, maupun hujan deras yang dapat memengaruhi kekuatan penyangga jaringan listrik.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak PT PLN (Persero) ULP Labuha mengenai penggunaan batang pohon sebagai penyangga jaringan listrik di lokasi tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh penjelasan dan akan memperbarui informasi setelah mendapatkan konfirmasi resmi.
(Tim/red)









