Tiang Listrik dari Pohon? Penampakan di Jalan Menuju Desa Suma Tinggi Jadi Sorotan Warga

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 12:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Sebuah tiang jaringan listrik yang diduga memanfaatkan batang pohon sebagai penyangga menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan. Penampakan tersebut berada di ruas Jalan Lingkar Pulau Bacan menuju Desa Suma Tinggi, Kecamatan Bacan.

Berdasarkan pantauan tim redaksi di lokasi, terlihat satu tiang jaringan listrik menggunakan batang pohon berukuran besar yang telah dipangkas seluruh cabang dan rantingnya. Pada bagian atas batang pohon itu dipasang isolator sebagai penyangga kabel listrik, sehingga sekilas tampak menyerupai tiang listrik permanen.

Kondisi tersebut sontak menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas. Tidak sedikit warga yang mengaku heran melihat jaringan listrik ditopang oleh batang pohon, mengingat umumnya jaringan distribusi PLN menggunakan tiang beton atau tiang besi sesuai standar konstruksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pemantauan, batang pohon yang dijadikan penyangga tampak masih tertanam kuat di dalam tanah. Meski demikian, keberadaan tiang tersebut memunculkan berbagai pertanyaan mengenai aspek keamanan, ketahanan konstruksi, serta kesesuaiannya dengan standar teknis jaringan kelistrikan.

Baca Juga:  Diduga Proyek Fiktif hingga Aset Desa Dikuasai Pribadi, Akademisi Minta Kejaksaan Periksa Kades Pigaraja
Foto : Tiang Listrik yang berada di jalan lingkar pulau Bacan menuju Desa Suma tinggi. (By Julfan)

Sejumlah warga berharap pihak PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuha dapat memberikan penjelasan terkait penggunaan batang pohon tersebut. Menurut mereka, masyarakat berhak mengetahui apakah konstruksi itu merupakan solusi sementara, bagian dari pekerjaan pemeliharaan jaringan, atau memang telah memenuhi standar keselamatan operasional.

Selain itu, warga juga meminta agar dilakukan evaluasi terhadap kondisi tiang tersebut, terutama untuk mengantisipasi potensi risiko saat terjadi cuaca ekstrem, angin kencang, maupun hujan deras yang dapat memengaruhi kekuatan penyangga jaringan listrik.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak PT PLN (Persero) ULP Labuha mengenai penggunaan batang pohon sebagai penyangga jaringan listrik di lokasi tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh penjelasan dan akan memperbarui informasi setelah mendapatkan konfirmasi resmi.

(Tim/red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koalisi KP2R Hal-Sel Tagih Kepastian Hukum Penambang Rakyat, Pemerintah Diminta Segera Tetapkan WPR dan Terbitkan IPR
Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”
Keretakan Manajemen Sekolah di Desa Talimau, Siswa SMP Nurul Hasan Terancam Kehilangan Ruang Belajar, Warga Desak Pemkab Halsel Bertindak
PPDB Tak Kunjung Berjalan, SDN 241 Halsel Jadi Sorotan, Evaluasi Kepala Sekolah Didesak
Ketua GPM Halsel Soroti Dugaan Pengelolaan Dana BOS Afirmasi SDN 241 Halsel, Kepsek Disebut Belum Belanjakan Anggaran Rp42 Juta
Krisis Air Bersih Diduga Lumpuhkan Kehidupan Warga Desa Dowora, Masyarakat Desak Pemkab Halmahera Selatan Segera Bertindak
MATAMUDA 2026 Resmi Digelar, Madrasah Aliyah Alkhairaat Labuha Siapkan Generasi Berakhlak Mulia, Cerdas, Unggul, Madani, dan Moderat
MPLS 2026 TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bacan: Selamat Datang Siswa-Siswi Hebat, Siap Menjadi Generasi Cerdas, Berkarakter, dan Berakhlak Mulia
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:47 WIT

Koalisi KP2R Hal-Sel Tagih Kepastian Hukum Penambang Rakyat, Pemerintah Diminta Segera Tetapkan WPR dan Terbitkan IPR

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:32 WIT

Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:14 WIT

Keretakan Manajemen Sekolah di Desa Talimau, Siswa SMP Nurul Hasan Terancam Kehilangan Ruang Belajar, Warga Desak Pemkab Halsel Bertindak

Senin, 20 Juli 2026 - 13:56 WIT

PPDB Tak Kunjung Berjalan, SDN 241 Halsel Jadi Sorotan, Evaluasi Kepala Sekolah Didesak

Senin, 20 Juli 2026 - 06:12 WIT

Ketua GPM Halsel Soroti Dugaan Pengelolaan Dana BOS Afirmasi SDN 241 Halsel, Kepsek Disebut Belum Belanjakan Anggaran Rp42 Juta

Berita Terbaru