PB Hipmabol Malut Kecam Sikap Abai Kepala Desa Di Kec Botang Lomang

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN, Pengurus Besar Himpunan Pelajar Mahasiswa Botang Lomang Maluku Utara (PB HIPMABOL MALUT) mengecam keras ketidakhadiran sejumlah kepala desa se-Kecamatan Kepulauan Botang Lomang dalam forum dialog publik “Bacarita Botang Lomang” yang digelar Sabtu, 24 Januari 2025, di Coffee Sunset, Desa Labuha.

Forum tersebut secara resmi mengundang pemerintah kecamatan serta seluruh kepala desa atau perwakilan pemerintah desa sebagai ruang dialog terbuka antara mahasiswa dan pemerintah untuk mengawal aspirasi masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan wilayah Kepulauan Botang Lomang.

Dalam pertemuan itu hadir Camat Kepulauan Botang Lomang Ismail Launuru, Kabid BPMD Halmahera Selatan Dr. Iksan Mursid selaku Pjs Kepala Desa Kampung Baru, serta Kepala Desa Prapakanda Adri Musa. PB HIPMABOL MALUT mengapresiasi kehadiran mereka sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membuka ruang komunikasi dan kemitraan strategis dengan mahasiswa.

Namun PB HIPMABOL MALUT mengecam ketidakhadiran Kepala Desa Toin, Batutaga, Sawanakar, Bajo, Tanjung Obit, dan Paisumbaos. Padahal telah ditegaskan bahwa kepala desa yang berhalangan hadir wajib mengutus perwakilan, mengingat forum ini bersifat strategis bagi kepentingan pembangunan kecamatan.

PB HIPMABOL MALUT menilai sikap alpa tersebut mencerminkan lemahnya keseriusan pemerintah desa dalam merespons aspirasi masyarakat serta rendahnya komitmen terhadap kesejahteraan sosial warga Kepulauan Botang Lomang.

Ketua Umum PB HIPMABOL MALUT, Apriyadi Agus, menegaskan bahwa “Bacarita Botang Lomang” bukan agenda seremonial, melainkan ruang penyatuan visi pembangunan berbasis desa. Ia menyebut ketidakhadiran tanpa perwakilan sebagai bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab pelayanan publik.

PB HIPMABOL MALUT menegaskan peristiwa ini sebagai peringatan keras (warning) bagi seluruh pemerintah desa serta mendesak pemerintah kecamatan memperkuat pengawasan dan evaluasi kinerja desa agar aspirasi masyarakat tidak terus diabaikan.

TIM/RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Loleomekar Desak Bupati dan DPRD Halsel Lanjutkan Jalan Lapen hingga ke Desa
IAIN Ternate Kukuhkan 523 Wisudawan, Lima Lulusan Terbaik Raih Predikat Tertinggi
Laporan 57 Kades Masuk Polres Halsel, GPM: Telusuri Dana Desa, Jangan Berhenti di Administrasi
Laga Persahabatan Sepak Bola SMAN 17 vs SMA Alkhairaat Wayaua: Pererat Silaturahmi dan Junjung Sportivitas Pelajar Halmahera Selatan
Rumah Warga Loleojaya Ludes Terbakar, Keluarga Din dan Sarni Kehilangan Tempat Tinggal
Wayaua Bersatu, Matangkan Persiapan Piala Bupati Cup Halsel 2026
Daniel Waraney Tumilantouw Meninggal di Site Kawasi PT HJF (Harita Group), Kuasa Hukum Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan
LDKS SMAN 7 Halmahera Selatan Siapkan Calon Pemimpin OSIS yang Berkarakter dan Berintegritas
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:00 WIT

Warga Loleomekar Desak Bupati dan DPRD Halsel Lanjutkan Jalan Lapen hingga ke Desa

Senin, 7 September 2026 - 06:35 WIT

IAIN Ternate Kukuhkan 523 Wisudawan, Lima Lulusan Terbaik Raih Predikat Tertinggi

Kamis, 3 September 2026 - 09:56 WIT

Laporan 57 Kades Masuk Polres Halsel, GPM: Telusuri Dana Desa, Jangan Berhenti di Administrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:39 WIT

Laga Persahabatan Sepak Bola SMAN 17 vs SMA Alkhairaat Wayaua: Pererat Silaturahmi dan Junjung Sportivitas Pelajar Halmahera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:30 WIT

Rumah Warga Loleojaya Ludes Terbakar, Keluarga Din dan Sarni Kehilangan Tempat Tinggal

Berita Terbaru