Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Warga dengan Kayu dan Bambu, Korban: “Pelaku Sesumbar Tak Akan Ditahan karena Banyak Uang”

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi yang di hasil Ai

i

Gambar ilustrasi yang di hasil Ai

LABUHA – Dunia pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan kembali menjadi sorotan. Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 84 Halmahera Selatan, Rahma Bani, resmi dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kayoa atas dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang warga bernama Rohani Paes.

Laporan tersebut diterima pihak kepolisian pada Senin (27/7/2026) dan telah teregister melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/07/VII/2026/Sek Kayoa.

Berdasarkan keterangan korban, insiden itu terjadi pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIT di depan rumah Adam Bani, Desa Orimakurunga, Kecamatan Kayoa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban mengaku menjadi sasaran kekerasan fisik yang diduga dilakukan langsung oleh Rahma Bani. Tidak hanya itu, korban juga menyebut dirinya mendapat penghinaan verbal sebelum akhirnya dipukul menggunakan kayu dan bambu.

“Saya dipukul sekitar lima kali menggunakan kayu dan bambu. Setelah itu pelaku berteriak dengan nada menantang, ‘Silakan proses saya! Saya ini banyak uang, jadi tidak akan bisa berhasil dan tidak akan ditahan polisi!'” ungkap Rohani Paes kepada wartawan.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban mengaku mengalami nyeri hebat di bagian punggung dan harus menjalani penanganan medis.

Pernyataan yang diduga dilontarkan terlapor itu kini menjadi perhatian karena dinilai mencerminkan sikap meremehkan proses penegakan hukum. Kebenaran pernyataan tersebut masih menjadi bagian dari materi yang dapat didalami penyidik dalam proses penyelidikan.

Kasus yang menyeret seorang kepala sekolah ini juga memunculkan pertanyaan publik mengenai etika seorang aparatur pendidikan yang seharusnya menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Secara hukum, terlapor diduga melanggar Pasal 466 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai tindak pidana penganiayaan, yang ancaman hukumannya paling lama 2 tahun 6 bulan penjara.

Hingga berita ini diturunkan, Rahma Bani belum memberikan keterangan maupun tanggapan atas laporan tersebut. Media ini juga masih membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan dari pihak terlapor apabila telah diperoleh.

Pihak kepolisian diharapkan dapat menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna memastikan seluruh fakta terungkap melalui proses penyidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BADKO HMI MALUT Soroti Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih: Tenaga Kerja dan Sarjana Lokal Harus Diprioritaskan
DIREKTUR PT DIFA MEDIA GROUP SULDIN M SOMADAYO UCAPKAN SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, AJAK GENERASI MUDA JADI PEMIMPIN BERINTEGRITAS
Semangat Sumpah Pemuda 2026, Kades Kaputusang Milka Dadana Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Bangun Daerah
Pemuda dan Pemudi Desa Gilalang Gelar Jumat Bersih untuk memperkuat Semangat Gotong Royong, kepedulian lingkungan
SMA NEGERI 7 HALMAHERA SELATAN LANTIK PENGURUS MPK DAN OSIS, SIAP CETAK PEMIMPIN MUDA BERKARAKTER
BIM-MALUT DESAK KEJATI MALUT PERCEPAT KASUS HIBAH UNSAN BACAN, PERIKSA HASAN ALI BASSAM KASUBA DAN USUT SELURUH PIHAK TERKAIT!
KAYA AKAN SUMBER DAYA ALAM, TETAPI MASYARAKAT MASIH RENTAN: ADA APA DENGAN HALMAHERA SELATAN?
Kabut Tebal dan Debu Jadi Perhatian, SMPN 29 Halsel Bagikan Masker kepada Siswa

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:22 WIT

BADKO HMI MALUT Soroti Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih: Tenaga Kerja dan Sarjana Lokal Harus Diprioritaskan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:00 WIT

DIREKTUR PT DIFA MEDIA GROUP SULDIN M SOMADAYO UCAPKAN SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, AJAK GENERASI MUDA JADI PEMIMPIN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:10 WIT

Semangat Sumpah Pemuda 2026, Kades Kaputusang Milka Dadana Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Bangun Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:57 WIT

Pemuda dan Pemudi Desa Gilalang Gelar Jumat Bersih untuk memperkuat Semangat Gotong Royong, kepedulian lingkungan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:22 WIT

BIM-MALUT DESAK KEJATI MALUT PERCEPAT KASUS HIBAH UNSAN BACAN, PERIKSA HASAN ALI BASSAM KASUBA DAN USUT SELURUH PIHAK TERKAIT!

Berita Terbaru