Halmahera Selatan—Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara, Dr. Muhammad Abusama, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Halmahera Selatan, Jumat (24/01/2026).
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan KMD berjalan sesuai ketentuan serta kurikulum pelatihan resmi Gerakan Pramuka. Kehadiran Ketua Kwarda tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moril dan motivasi bagi para peserta yang tengah menjalani proses pembinaan sebagai calon pembina Pramuka.
Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar yang digelar Kwarcab Halmahera Selatan merupakan kegiatan strategis dalam upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi pembina Pramuka. Para peserta dipersiapkan agar mampu terjun langsung membina generasi muda di gugus depan (Gudep) masing-masing, khususnya di lingkungan satuan pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan KMD ini telah berlangsung sejak 21 Januari 2026 dan diikuti oleh calon pembina Pramuka dari berbagai gugus depan yang tersebar di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan. Selama pelaksanaan kursus, peserta dibekali beragam materi dasar kepramukaan, mulai dari kepemimpinan, metode pembinaan Pramuka, pengelolaan kegiatan, kepribadian pembina, hingga teknik penyampaian materi yang kreatif, menarik, dan edukatif.
Melalui KMD ini, para peserta diharapkan memiliki kemampuan dasar kepramukaan yang kuat sebagai bekal dalam melaksanakan tugas pembinaan. Pembina Pramuka tidak hanya dituntut sebagai pendidik, tetapi juga sebagai teladan, motivator, serta pembentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchin, selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Halmahera Selatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peran pembina Pramuka sangat strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia serta penguatan pendidikan karakter di daerah.
Menariknya, pada salah satu agenda kegiatan, peserta KMD diarahkan mengikuti pembelajaran di UMKM Milenial Bacan dengan materi Games Education Method (Gems). Metode ini dinilai sangat relevan dan bermanfaat, terutama bagi peserta yang berprofesi sebagai tenaga pendidik.
Pendekatan Gems mengedepankan permainan edukatif sebagai media pembelajaran. Metode ini diyakini mampu meningkatkan minat belajar siswa, membangun suasana kelas yang menyenangkan, serta membantu guru mengembalikan fokus dan motivasi siswa yang mengalami kejenuhan dalam proses belajar mengajar.
Melalui pelaksanaan KMD ini, Gerakan Pramuka kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pembina yang profesional, berkompeten, dan siap berkontribusi aktif dalam pembinaan generasi muda, khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan.
(Tim/Red)









