BLT Tak Disalurkan dan Tiga Bulan Tak Berkantor, Warga Desa Gonone Desak Bupati Halsel Copot Kades Sahmal Baharudin

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN – Gelombang protes datang dari warga Desa Gonone, Kecamatan Kepulauan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan. Masyarakat secara tegas mendesak Bupati Halmahera Selatan agar segera mencopot Sahmal Baharudin dari jabatannya sebagai Kepala Desa Gonone, menyusul dugaan pelanggaran serius dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Desakan tersebut mencuat akibat dua persoalan utama yang dinilai sangat merugikan masyarakat, yakni tidak disalurkannya Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat serta ketidakhadiran kepala desa di kantor selama kurang lebih tiga bulan berturut-turut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun trendhalsel.com , Kepala Desa Gonone diduga melanggar ketentuan dan instruksi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang mewajibkan kepala desa aktif berkantor serta memberikan pelayanan publik secara maksimal kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, meski dana BLT disebut telah dicairkan, masyarakat mengaku hingga kini belum menerima hak mereka. Kondisi ini memicu kekecewaan dan kemarahan warga, terutama bagi keluarga kurang mampu yang sangat bergantung pada bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“BLT itu sudah cair, tapi masyarakat tidak terima. Kepala desa juga jarang ada di kantor. Kami minta bupati segera copot,” ujar salah satu warga Desa Gonone yang enggan disebutkan namanya.

Warga menilai, ketidakhadiran kepala desa dalam waktu lama telah berdampak langsung pada terhambatnya pelayanan administrasi serta lumpuhnya roda pemerintahan desa. Berbagai urusan masyarakat disebut terkatung-katung tanpa kejelasan.

Baca Juga:  Sampah Berserakan di Pelabuhan KPLP Babang, Kenyamanan Penumpang Terabaikan

Atas kondisi tersebut, masyarakat Desa Gonone mendesak Inspektorat Daerah Kabupaten Halmahera Selatan untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan dana desa, khususnya dana BLT. Selain itu, warga juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan guna memastikan tidak terjadi penyimpangan anggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Masyarakat menegaskan bahwa langkah tegas perlu segera diambil demi menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Gonone Sahman Baharudin belum berhasil dikonfirmasi. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh trendhalsel.com belum mendapatkan tanggapan dari yang bersangkutan.

Warga berharap Bupati Halmahera Selatan tidak tinggal diam dan segera melakukan evaluasi kinerja secara serius, termasuk kemungkinan pemberhentian kepala desa, demi menjamin hak-hak masyarakat dan mencegah terulangnya persoalan serupa di kemudian hari.

Sumber: Media retorikaaktual.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata
Event Balap di Jalan Utama Halsel Tuai Sorotan, Warga Keluhkan Akses Ditutup dan Karcis Masuk
Dirut PDAM Halsel Klarifikasi Tagihan Air Rp967 Ribu, Akui Dipicu Kebocoran Instalasi Pelanggan
WERLINA TOTONONU Maju sebagai Calon Kepala Desa Bobo, Bawa Semangat Perubahan dan Harapan Baru untuk Masyarakat
Ketua GPM Halsel Desak Dirut PDAM Evaluasi Pegawai Terkait Dugaan Tarif Air Tidak Wajar
Warga Dusun Sungira Komplen Tarif Air Capai Rp967 Ribu, Pertanyakan Sistem Penagihan PDAM
Ketua GPM Harmain Rusli Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Warga
Di Bawah Cahaya Redup, Kepastian Itu Seakan Mati Perlahan: Jejak Identitas dan Akreditasi SD Negeri 173 Halmahera Selatan yang Tak Kunjung Kembali
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:54 WIT

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:27 WIT

Event Balap di Jalan Utama Halsel Tuai Sorotan, Warga Keluhkan Akses Ditutup dan Karcis Masuk

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:09 WIT

Dirut PDAM Halsel Klarifikasi Tagihan Air Rp967 Ribu, Akui Dipicu Kebocoran Instalasi Pelanggan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:32 WIT

WERLINA TOTONONU Maju sebagai Calon Kepala Desa Bobo, Bawa Semangat Perubahan dan Harapan Baru untuk Masyarakat

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:02 WIT

Ketua GPM Halsel Desak Dirut PDAM Evaluasi Pegawai Terkait Dugaan Tarif Air Tidak Wajar

Berita Terbaru

Kepulauan Tidore

KKSD UMMU Kelompok 3 Bahas Program Pengabdian Bersama Pemdes Tului

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:59 WIT

Halmahera Selatan

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:54 WIT