Halmahera tengah__Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Zulkifli Hi. Bayan, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan daerah melalui partisipasinya dalam dua agenda strategis tingkat nasional pada April 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat peran lembaga legislatif di daerah.
Agenda pertama yang diikuti adalah Rapat Koordinasi Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia yang diselenggarakan pada 15 April 2026 di Jakarta. Forum ini menjadi ruang konsolidasi bagi pimpinan DPRD kabupaten dari seluruh Indonesia untuk menyatukan langkah dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah.
Dalam Rakor ADKASI, berbagai isu strategis dibahas secara komprehensif, mulai dari penguatan fungsi legislasi, optimalisasi peran pengawasan, hingga peningkatan kualitas penganggaran daerah. Diskusi berlangsung dinamis dengan pertukaran gagasan dan pengalaman antar peserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain sebagai forum diskusi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperluas jejaring kerja sama antar daerah. Sinergi lintas wilayah dinilai sangat penting dalam mendorong kebijakan yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Zulkifli Hi. Bayan menilai bahwa Rakor ADKASI memberikan perspektif baru dalam menjalankan tugas kelembagaan DPRD. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap tantangan pembangunan yang semakin kompleks dan membutuhkan solusi kolaboratif.
Setelah mengikuti Rakor ADKASI, Zulkifli melanjutkan agenda dengan menghadiri Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar pada 16 hingga 19 April 2026 di Magelang. Kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan para Ketua DPRD se-Indonesia.
Dalam KPPD, peserta mendapatkan pembekalan terkait tata kelola pemerintahan yang baik, termasuk prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam pelayanan publik. Materi disampaikan oleh narasumber berpengalaman dari berbagai institusi.
Metode pembelajaran yang digunakan dalam KPPD cukup beragam, mulai dari diskusi interaktif, studi kasus, hingga simulasi pengambilan keputusan. Hal ini bertujuan agar peserta mampu mengaplikasikan materi secara langsung dalam tugas sehari-hari.
Kegiatan ini juga menekankan pentingnya integritas dan wawasan kebangsaan sebagai landasan utama dalam menjalankan kepemimpinan daerah. Nilai-nilai tersebut menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Selain itu, kolaborasi antara legislatif dan eksekutif menjadi salah satu fokus utama dalam KPPD. Sinergi yang baik diharapkan mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Partisipasi aktif Ketua DPRD
Halmahera Tengah dalam kedua agenda tersebut mencerminkan keseriusan dalam meningkatkan kapasitas institusi. Hal ini juga menjadi langkah strategis untuk membawa aspirasi daerah ke tingkat nasional.
Melalui pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari Rakor ADKASI dan KPPD 2026, DPRD Halmahera Tengah diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, serta mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(*)
Kaperwil Malut SM









