Halmahera Selatan — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terlihat jelas dalam kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh OSIS SMP Negeri 16 Halmahera Selatan di Masjid Al-Hijrah, Desa Bajo. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam persiapan penyembelihan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.
Sejak pagi hari, para pengurus OSIS bersama siswa-siswi turun langsung membersihkan halaman masjid dan area sekitar yang akan digunakan sebagai lokasi penyembelihan hewan kurban. Dengan membawa peralatan kebersihan sederhana, mereka tampak antusias menyapu halaman, mengangkat sampah, merapikan lingkungan, hingga membersihkan rumput liar di sekitar masjid.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aksi sosial biasa, tetapi juga menjadi wujud nyata pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui semangat gotong royong, para pelajar diajak untuk belajar tentang pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, kerja sama, dan pengabdian kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembina OSIS SMP Negeri 16 Halmahera Selatan Sri INKA Ahmad mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki jiwa sosial dan rasa empati yang tinggi.

“Bakti sosial ini mengajarkan siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan aktif membantu masyarakat. Kami ingin menanamkan nilai kebersamaan serta semangat berbagi, terutama dalam momentum menyambut Hari Raya Iduladha,” ungkapnya.
Suasana penuh kekompakan dan keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa bekerja bersama tanpa mengenal lelah demi menciptakan lingkungan masjid yang bersih, nyaman, dan siap digunakan untuk kegiatan kurban.
Pengurus Masjid Al-Hijrah dan masyarakat Desa Bajo turut memberikan apresiasi atas kepedulian para siswa. Mereka merasa terbantu dengan adanya kegiatan tersebut dan berharap semangat positif seperti ini terus dipertahankan.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, OSIS SMP Negeri 16 Halmahera Selatan kembali membuktikan bahwa pelajar tidak hanya berperan di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam membangun lingkungan yang bersih, harmonis, dan penuh kebersamaan.
Redaksi: trendhalsel.com









