Akademisi STAIA Labuha Soroti Kasus Pelecehan Seksual Anak di Desa Tabalema, Desak Polisi Bertindak Tegas

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan, Trendhalsel.com— Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali mencoreng wajah Kabupaten Halmahera Selatan. Kali ini, peristiwa memilukan tersebut terjadi di Desa Tabalema, Kecamatan Mandioli Selatan, dengan terduga pelaku adalah ayah tiri korban sendiri.

Korban diketahui berinisial LR, seorang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Sementara terduga pelaku berinisial FA, yang merupakan ayah tiri korban. Kasus ini menuai kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi.

Akademisi Sekolah Tinggi Agama Islam Alkhairaat (STAIA) Labuha, Muhammad Kasim Faisal, secara tegas mengecam tindakan bejat yang dilakukan oleh pelaku. Ia menilai perbuatan tersebut merupakan kejahatan kemanusiaan yang tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah kejahatan serius dan sangat biadab. Pelecehan seksual terhadap anak, apalagi dilakukan oleh ayah tiri sendiri, merupakan bentuk pengkhianatan terhadap tanggung jawab moral dan kemanusiaan,” tegas Muhammad Kasim Faisal.

Ia mendesak Polres Halmahera Selatan untuk menangani kasus ini secara serius, profesional, dan transparan. Menurutnya, aparat penegak hukum (APH) tidak boleh lengah dan harus segera mengambil langkah tegas guna menangkap pelaku serta memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un, Desa Imbu-Imbu Berduka: Imam Masjid M. Saleh Riwayat Tutup Usia

Selain itu, Muhammad Kasim Faisal juga meminta semua pihak, termasuk keluarga dan masyarakat sekitar, untuk bersikap kooperatif demi memperlancar proses hukum dan memastikan pelaku dapat segera diamankan.

Tak hanya kepada kepolisian, ia juga menaruh perhatian besar terhadap kondisi psikologis korban. Oleh karena itu, ia meminta Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Halmahera Selatan agar terus melakukan pendampingan intensif terhadap korban, baik secara psikologis, medis, maupun hukum.

“Negara harus hadir melindungi korban. Pendampingan dari Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan sangat penting agar korban tidak mengalami trauma berkepanjangan dan hak-haknya tetap terjamin,” ujarnya.

Sebagai akademisi, Muhammad Kasim Faisal menegaskan bahwa kasus ini harus diselesaikan hingga ke ranah hukum tanpa kompromi, serta pelaku harus diberikan hukuman maksimal sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia berharap, kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar lebih peduli terhadap perlindungan anak dan mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pencegahan serta pengawasan terhadap tindak kekerasan seksual di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Jangan sampai kasus seperti ini terus berulang setiap tahun. Anak-anak adalah masa depan daerah ini dan wajib dilindungi sepenuhnya,” pungkasnya.

(Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru Soroti Transparansi Pengelolaan Dana Sekolah di SD Negeri 241 Halmahera Selatan, Desak Audit dan Evaluasi Kepala Sekolah
Kelulusan 100 Persen, SMP Negeri 29 Halmahera Selatan Lepas Siswa Kelas IX dengan Penuh Haru dan Harapan
SMP Negeri 29 Halmahera Selatan Umumkan Kelulusan 100 Persen, Kepala Sekolah Serahkan Kembali Siswa Kelas IX kepada Orang Tua
Penerimaan Siswa Baru SD Negeri 205 Halmahera Selatan Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka
Akademisi STAIA Labuha Soroti Polemik Jaspel RSUD Marabose, DPRD diragukan.
Warga Loleo Mekar Pertanyakan Keberadaan Mesin Desa, Diduga Aset Desa Tak Jelas Statusnya
Direktur PT Difa Media Group, Suldin M Somadayo: Idul Adha Momentum Menumbuhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
OSIS SMP Negeri 16 Halmahera Selatan Tunjukkan Kepedulian Lewat Bakti Sosial di Masjid Al-Hijrah Desa Bajo untuk Persiapan Penyembelihan Hewan Kurban
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:58 WIT

Guru Soroti Transparansi Pengelolaan Dana Sekolah di SD Negeri 241 Halmahera Selatan, Desak Audit dan Evaluasi Kepala Sekolah

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:17 WIT

Kelulusan 100 Persen, SMP Negeri 29 Halmahera Selatan Lepas Siswa Kelas IX dengan Penuh Haru dan Harapan

Rabu, 3 Juni 2026 - 04:31 WIT

SMP Negeri 29 Halmahera Selatan Umumkan Kelulusan 100 Persen, Kepala Sekolah Serahkan Kembali Siswa Kelas IX kepada Orang Tua

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:13 WIT

Penerimaan Siswa Baru SD Negeri 205 Halmahera Selatan Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:23 WIT

Akademisi STAIA Labuha Soroti Polemik Jaspel RSUD Marabose, DPRD diragukan.

Berita Terbaru