Arkipus Kore Maju Calon Kepala Desa Fritu, Tokoh Adat Halteng Siap Bangun Desa dari Akar Rumput

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA TENGAH – Nama Arkipus Kore dikenal luas sebagai salah satu tokoh masyarakat di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, yang memiliki rekam jejak panjang dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat. Selama bertahun-tahun, ia aktif mengadvokasi kepentingan komunitas adat sekaligus memperkuat posisi masyarakat adat dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

Perjalanan pengabdian Arkipus Kore terhadap masyarakat adat semakin terlihat ketika ia dipercaya memimpin Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Halmahera Tengah. Ia terpilih sebagai ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) II yang diselenggarakan pada November 2015.

Sebagai pimpinan organisasi masyarakat adat di tingkat daerah, Arkipus Kore memiliki peran penting dalam membangun konsolidasi organisasi serta memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di Halmahera Tengah. Melalui berbagai kegiatan advokasi, ia mendorong penguatan kelembagaan adat, perlindungan wilayah adat, serta peningkatan partisipasi masyarakat adat dalam pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kepemimpinannya di AMAN Halmahera Tengah, Arkipus dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat adat. Ia aktif melakukan pendekatan kepada berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga lainnya, guna memastikan bahwa suara masyarakat adat tetap diperhatikan dalam proses pengambilan kebijakan.

Fokus utama yang terus diperjuangkannya adalah memperkuat posisi masyarakat adat di tingkat lokal. Menurutnya, masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta keberlanjutan lingkungan di wilayah Halmahera Tengah.

Baca Juga:  May Day di Halteng: GEBRAK Bongkar Luka Buruh Nikel, dari K3 hingga Dugaan Pungli di Kawasan PT IWIP

Tidak hanya aktif dalam organisasi masyarakat adat, Arkipus Kore juga menunjukkan komitmennya untuk terlibat langsung dalam pembangunan di tingkat desa. Hal ini ditunjukkan dengan langkahnya mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Fritu, Kecamatan Weda Utara.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk keseriusannya untuk membangun desa dari tingkat akar rumput. Ia menilai bahwa pemerintahan desa merupakan ujung tombak pembangunan sekaligus ruang strategis untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan.

Dengan pengalaman panjang sebagai tokoh adat dan aktivis masyarakat, Arkipus diharapkan mampu membawa semangat konsolidasi dan advokasi masyarakat adat ke dalam tata kelola pemerintahan desa. Kehadirannya dalam kontestasi pemilihan kepala desa juga diharapkan dapat menghadirkan kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Selain itu, komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat diyakini dapat menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis pada kearifan lokal.

Masyarakat Desa Fritu pun menaruh harapan besar terhadap figur Arkipus Kore. Sebagai pemimpin adat yang telah lama dikenal memperjuangkan kepentingan masyarakat, ia dinilai memiliki kapasitas untuk membawa perubahan positif serta memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan desa.

Dengan latar belakang pengalaman organisasi dan kedekatan dengan masyarakat, Arkipus Kore diharapkan mampu menjembatani aspirasi warga sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Bung: Diman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus FSPIM-KPBI Nilai Manajemen PT IWIP Cacat Prosedur, PHK Hans Salamat Dinilai Sepihak dan Tidak Adil.
Dugaan Pelecehan oleh Pekerja Asing di Halteng Kembali Mencuat, Sikap PT IWIP Dipertanyakan Publik
Dugaan Pelecehan oleh Pekerja Asing Kembali Terjadi di Halteng, Sikap PT IWIP Disorot Tajam
May Day di Halteng: GEBRAK Bongkar Luka Buruh Nikel, dari K3 hingga Dugaan Pungli di Kawasan PT IWIP
Sinergi dan Inovasi Jadi Fokus, Ketua DPRD Halteng Hadiri Forum Nasional di Jakarta dan Magelang
Tanah di Pakai, Hak diabaikan. PT IWIP di Duga Serobot Lahan Warga Sawai Itepo Tanpa Bayaran Jelas
Krisis BBM di Halmahera Tengah, Serikat Pekerja Desak Pemerintah Segera Bertindak
KETUA PUK F-SPIM PT.RIM MUHLIS BUAMONA MENYIKAPI Soal RKAB DI PT.RIM: Jika Perempuan Disingkirkan, F-SPIM PT.RIM Siap Lawan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:53 WIT

Pengurus FSPIM-KPBI Nilai Manajemen PT IWIP Cacat Prosedur, PHK Hans Salamat Dinilai Sepihak dan Tidak Adil.

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:17 WIT

Dugaan Pelecehan oleh Pekerja Asing di Halteng Kembali Mencuat, Sikap PT IWIP Dipertanyakan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:17 WIT

Dugaan Pelecehan oleh Pekerja Asing Kembali Terjadi di Halteng, Sikap PT IWIP Disorot Tajam

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:45 WIT

May Day di Halteng: GEBRAK Bongkar Luka Buruh Nikel, dari K3 hingga Dugaan Pungli di Kawasan PT IWIP

Minggu, 19 April 2026 - 10:40 WIT

Sinergi dan Inovasi Jadi Fokus, Ketua DPRD Halteng Hadiri Forum Nasional di Jakarta dan Magelang

Berita Terbaru

Kepulauan Tidore

KKSD UMMU Kelompok 3 Bahas Program Pengabdian Bersama Pemdes Tului

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:59 WIT

Halmahera Selatan

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:54 WIT

Kepulauan Sula

Mahasiswa Hukum UMMU Soroti Dugaan Korupsi DD dan ADD Desa Kabau Pantai

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:12 WIT