Ganggu Istri Orang, Haris Sangaji Ajak Pertemuan Diam-diam hingga Bahas Pernikahan

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, trendhalsel.com— Seorang pria bernama Haris Sangaji disebut mengganggu seorang perempuan yang masih berstatus sebagai istri orang, melalui komunikasi via WhatsApp yang dilakukan secara intens, Minggu 25/01/26.

Berdasarkan informasi yang dikirim langsung oleh sang istri, Haris Sangaji berulang kali mengajak korban untuk bertemu secara diam-diam tanpa sepengetahuan suami sah korban.

Komunikasi tersebut dinilai melampaui batas kepatutan serta mengarah pada upaya mengusik rumah tangga orang lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam isi percakapan WhatsApp yang diterima korban dan dikirimkan kepada awak media, Haris Sangaji secara terang menyampaikan kalimat bernuansa ajakan personal:

“Tong dua kawing da mari, baku dapa mari, baku cari kutu. Ngana pe laki dimana?”

Pertanyaan mengenai keberadaan suami korban tersebut memunculkan tanda tanya besar atas pernyataan Haris Sangaji yang kemudian mengaku “tidak tahu”.

Sebab, jika tidak mengetahui situasi korban, mengapa yang bersangkutan secara spesifik mempertanyakan di mana suami korban berada.

Foto: Haris Sangaji

Tidak hanya itu, dalam komunikasi yang sama, Haris Sangaji juga mengajak korban untuk menikah, meskipun mengetahui korban masih terikat dalam ikatan pernikahan yang sah.

Baca Juga:  LPJ Diduga Fiktif, Dana Desa Gane Dalam Rp 963 Juta Disorot Tajam Warga

Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media, Haris Sangaji hanya memberikan jawaban singkat: “Saya tidak tahu, saya minta maaf.”

Namun pernyataan tersebut dinilai tidak sejalan dengan isi percakapan WhatsApp yang secara eksplisit mempertanyakan posisi suami korban.

Bahkan, sebelumnya diketahui Haris Sangaji sempat memblokir kontak WhatsApp milik suami korban, sehingga upaya klarifikasi awal tidak dapat dilakukan. Lebih jauh, berdasarkan keterangan korban, peristiwa serupa bukan kali pertama terjadi.

Jauh sebelumnya, Haris Sangaji pernah melakukan pendekatan dengan pola yang sama kepada korban, namun saat di hubungi oleh suami korban Haris sangaji langsung memblokir kontak Waatshap sebagai upaya menghilangkan jejak.

Rangkaian peristiwa tersebut menimbulkan tekanan psikologis terhadap korban dan dinilai mencederai norma sosial, etika, serta nilai moral yang dijunjung masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Haris Sangaji belum memberikan klarifikasi lanjutan yang menjelaskan kontradiksi antara pernyataannya dengan isi percakapan WhatsApp yang beredar.

Suami korban dan kuasa hukumnya akan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Halmahera Selatan, sebagai upaya menimbulkan efek jera terhadap pelaku.

 

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Puskesmas Laluin Disorot, Pasien Kritis Dirujuk Pakai Biaya Pribadi Meski Anggaran Tersedia
SMK Negeri 1 Halmahera Selatan Jadi Pusat Diklat Pelaut dan Simulasi Pemadaman Api, Kepala Sekolah Tuai Apresiasi
Pelaku Usaha Rental Mobil Keluhkan Larangan Pengantaran Kendaraan di Bandara Sultan Babullah
Program Dana Desa Rp300 Juta Belum Tuntas, PLN Ancam Cabut Meteran Listrik Warga Jojame
Warga Desa Kasiruta Dalam Gelar Doa Bersama Sambut Nisfu Sya’ban
BLT Tak Disalurkan dan Tiga Bulan Tak Berkantor, Warga Desa Gonone Desak Bupati Halsel Copot Kades Sahmal Baharudin
Kontroversi Kades Gonone Viral, Publik Soroti Dana Desa hingga Peran Pemerintah Daerah
PB Hipmabol Malut Kecam Sikap Abai Kepala Desa Di Kec Botang Lomang
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:34 WIT

Pelayanan Puskesmas Laluin Disorot, Pasien Kritis Dirujuk Pakai Biaya Pribadi Meski Anggaran Tersedia

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:52 WIT

SMK Negeri 1 Halmahera Selatan Jadi Pusat Diklat Pelaut dan Simulasi Pemadaman Api, Kepala Sekolah Tuai Apresiasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 04:09 WIT

Pelaku Usaha Rental Mobil Keluhkan Larangan Pengantaran Kendaraan di Bandara Sultan Babullah

Selasa, 3 Februari 2026 - 04:52 WIT

Warga Desa Kasiruta Dalam Gelar Doa Bersama Sambut Nisfu Sya’ban

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:08 WIT

BLT Tak Disalurkan dan Tiga Bulan Tak Berkantor, Warga Desa Gonone Desak Bupati Halsel Copot Kades Sahmal Baharudin

Berita Terbaru