LMND Ternate Desak Kejati Malut Seret Aktor Utama Penyerobotan Hutan di Haltim

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 08:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – Eksekutif Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Ternate menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Ternate, Kamis (30/4/2026). Massa aksi membawa tuntutan besar terkait dugaan kerugian negara senilai Rp 719 miliar yang bersumber dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di sektor pertambangan Maluku Utara.

Kordinator lapangan, Rifan Fadli menyatakan, dugaan keterlibatan PT Sumberdaya Arindo dan PT Nusa Karya Arindo dalam merambah kawasan lindung bukan sekadar isu administratif, melainkan pelanggaran hukum serius yang merugikan daerah.

“Data BPK sudah jelas. Ada indikasi penyerobotan lahan yang menabrak aturan kehutanan. Kami meminta Kejati segera memanggil Direktur kedua perusahaan tersebut untuk diperiksa secara transparan,” tegas Rifan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain isu lahan, sorotan tajam juga mengarah pada proyek pembangunan Smelter PLTU PT Aneka Tambang (Antam). Proyek yang digadang-gadang menjadi motor ekonomi tersebut justru meninggalkan tanda tanya besar terkait efisiensi anggaran dan dampak lingkungan jangka panjang.

Baca Juga:  SMAS Tododara Maitara Resmi Buka Pendaftaran SPMB 2026/2027, Siap Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter

Massa aksi menilai, aparat penegak hukum harus jeli melihat adanya potensi kerugian negara yang timbul dari skema kerjasama antar korporasi di proyek tersebut.

“Jangan sampai proyek strategis ini justru menjadi celah bagi oknum tertentu untuk memperkaya diri di atas kerusakan ekologi Halmahera,” tambahnya.

Tak hanya sektor pertambangan, penegakan hukum di sektor kesehatan juga menjadi tuntutan utama. Kejati Malut didesak untuk segera memberikan kepastian hukum terkait kasus dugaan korupsi di RSUD Chasan Boesoirie.

Nama mantan Direktur RSUD, dr. Alwia Assagaf, kembali mencuat dalam tuntutan massa agar segera ditetapkan status hukumnya secara jelas. LMND menilai, lambatnya penanganan kasus ini mencederai kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi di Maluku Utara.

“Publik menunggu keberanian Kejati. Baik itu kasus hutan di Haltim maupun kasus korupsi di RSUD CB, semuanya harus tuntas tanpa ada intervensi kekuatan manapun,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tahan Gaji Karyawan dan Bebankan Selisih Stok Rp25 Juta, Malut Gadget Ternate Kembali Disorot
Guru SMPN 10 Ternate Bongkar Dugaan Pungli dan Pengelolaan Dana BOS, Desak Kepsek Dicopot
Kantor Ombudsman Malut Dibobol Maling, DVR CCTV dan Brankas Raib
Program BSPS Presiden Prabowo: Langkah Nyata Mewujudkan Rumah Layak Huni dan Swasembada Papan 2045
Pendaftaran Pendidikan Penerbangan Tadika Puri Cabang Ternate Resmi Dibuka, Kesempatan Emas Raih Karier di Industri Penerbangan
DITLANTAS POLDA MALUKU UTARA Siap Gelar Operasi Patuh Kie Raha 2026, Masyarakat Diimbau Tertib Berlalu Lintas
Hut Halmahera Timur ke 23, harmoni kehilangan arti diatas teror dan pembunuhan.
“Suara Rakyat Desa Nggele: Melawan Diam atas Persoalan Banjir”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:42 WIT

Diduga Tahan Gaji Karyawan dan Bebankan Selisih Stok Rp25 Juta, Malut Gadget Ternate Kembali Disorot

Senin, 22 Juni 2026 - 05:01 WIT

Guru SMPN 10 Ternate Bongkar Dugaan Pungli dan Pengelolaan Dana BOS, Desak Kepsek Dicopot

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:13 WIT

Kantor Ombudsman Malut Dibobol Maling, DVR CCTV dan Brankas Raib

Senin, 8 Juni 2026 - 00:01 WIT

Program BSPS Presiden Prabowo: Langkah Nyata Mewujudkan Rumah Layak Huni dan Swasembada Papan 2045

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:33 WIT

Pendaftaran Pendidikan Penerbangan Tadika Puri Cabang Ternate Resmi Dibuka, Kesempatan Emas Raih Karier di Industri Penerbangan

Berita Terbaru