Warga Loleo Mekar Pertanyakan Keberadaan Mesin Desa, Diduga Aset Desa Tak Jelas Statusnya

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan– Sejumlah warga Desa Loleo Mekar, Kecamatan Kasiruta, Kabupaten Halmahera Selatan, mempertanyakan keberadaan aset desa berupa mesin Jonson yang hingga kini belum diketahui secara pasti status dan kondisinya. Ketiadaan informasi resmi dari pemerintah desa memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.

Dugaan tersebut mengarah kepada Kepala Desa Loleo Mekar, Ilham R. Lakoda, yang disebut-sebut telah memindahkan bahkan diduga menjual aset desa tanpa penjelasan yang jelas kepada warga. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa mesin Jonson desa tersebut telah dibawa keluar desa sejak beberapa bulan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, satu unit mesin dibawa ke bengkel di Labuha untuk diperbaiki, sementara satu unit lainnya dibawa ke bengkel di wilayah Kayoa.

_“Mesin yang satu dibawa bengkel di Labuha sejak bulan Desember tahun lalu. Sampai sekarang sudah sekitar tujuh bulan lebih belum juga kembali ke desa. Sementara satu mesin lainnya dibawa ke bengkel di Kayoa. Kami sebagai masyarakat ingin mengetahui bagaimana kondisi dan keberadaan aset tersebut,”_ ujar warga tersebut.

Warga mengaku tidak pernah menerima penjelasan resmi terkait alasan pemindahan mesin, kondisi kerusakan, maupun perkembangan proses perbaikannya.

Baca Juga:  Ketua GPM Halsel Desak Dirut PDAM Evaluasi Pegawai Terkait Dugaan Tarif Air Tidak Wajar

Akibatnya, muncul dugaan dan spekulasi di tengah masyarakat mengenai status aset yang dibeli menggunakan anggaran desa tersebut.

Menurut warga, pemerintah desa seharusnya memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat mengenai pengelolaan dan keberadaan aset desa. Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan kecurigaan dan polemik yang dapat mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Kami hanya ingin ada penjelasan yang jelas. Kalau memang sedang diperbaiki, sampaikan kepada masyarakat. Kalau ada kendala, juga harus dijelaskan. Karena ini aset desa yang merupakan milik bersama,” kata warga lainnya.

Masyarakat juga meminta Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pemerintah kecamatan, serta instansi terkait di Kabupaten Halmahera Selatan untuk melakukan penelusuran terhadap keberadaan mesin tersebut dan memastikan seluruh aset desa dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Loleo Mekar, Ilham R. Lakoda, belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai keberadaan mesin desa tersebut.

Warga berharap pemerintah desa segera memberikan penjelasan resmi agar polemik yang berkembang dapat diselesaikan secara terbuka dan tidak menimbulkan berbagai dugaan yang semakin meluas di tengah masyarakat.

 

Penulis : Rahmat Ikram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru Soroti Transparansi Pengelolaan Dana Sekolah di SD Negeri 241 Halmahera Selatan, Desak Audit dan Evaluasi Kepala Sekolah
Kelulusan 100 Persen, SMP Negeri 29 Halmahera Selatan Lepas Siswa Kelas IX dengan Penuh Haru dan Harapan
SMP Negeri 29 Halmahera Selatan Umumkan Kelulusan 100 Persen, Kepala Sekolah Serahkan Kembali Siswa Kelas IX kepada Orang Tua
Penerimaan Siswa Baru SD Negeri 205 Halmahera Selatan Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka
Akademisi STAIA Labuha Soroti Polemik Jaspel RSUD Marabose, DPRD diragukan.
Direktur PT Difa Media Group, Suldin M Somadayo: Idul Adha Momentum Menumbuhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial
OSIS SMP Negeri 16 Halmahera Selatan Tunjukkan Kepedulian Lewat Bakti Sosial di Masjid Al-Hijrah Desa Bajo untuk Persiapan Penyembelihan Hewan Kurban
BADKO HMI Maluku Utara Soroti Proyek SDN 173 Halsel yang Molor Dua Tahun, Bupati Bassam Kasuba Tidak Boleh Diam
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:58 WIT

Guru Soroti Transparansi Pengelolaan Dana Sekolah di SD Negeri 241 Halmahera Selatan, Desak Audit dan Evaluasi Kepala Sekolah

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:17 WIT

Kelulusan 100 Persen, SMP Negeri 29 Halmahera Selatan Lepas Siswa Kelas IX dengan Penuh Haru dan Harapan

Rabu, 3 Juni 2026 - 04:31 WIT

SMP Negeri 29 Halmahera Selatan Umumkan Kelulusan 100 Persen, Kepala Sekolah Serahkan Kembali Siswa Kelas IX kepada Orang Tua

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:13 WIT

Penerimaan Siswa Baru SD Negeri 205 Halmahera Selatan Tahun Ajaran 2026/2027 Resmi Dibuka

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:23 WIT

Akademisi STAIA Labuha Soroti Polemik Jaspel RSUD Marabose, DPRD diragukan.

Berita Terbaru