
Ternate— Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Maluku Utara, Dr. Graal Taliawo, kembali menyambangi IAIN Ternate dalam agenda kuliah tamu yang berlangsung, Kamis (8/5/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema penguatan peran akademik dan politik gagasan yang dihadiri pimpinan kampus, dosen, serta ratusan mahasiswa. Kehadiran senator muda asal Maluku Utara itu disambut hangat sivitas akademika sebagai bentuk kedekatan dan tanggung jawab moral kepada konstituen di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam pemaparannya, Graal menekankan pentingnya perubahan paradigma politik di kalangan generasi muda. Menurutnya, ruang politik ke depan harus diisi dengan kompetisi ide dan gagasan, bukan praktik politik uang maupun transaksional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Politik itu mulia jika diisi dengan gagasan yang dipertarungkan dalam kompetisi, bukan mengandalkan siapa yang paling banyak menyogok masyarakat,” tegas Graal di hadapan mahasiswa.
Selain membahas politik, Graal juga menyoroti persoalan penanganan stunting di Maluku Utara. Ia menilai besarnya alokasi anggaran stunting yang mencapai Rp300 miliar belum sepenuhnya berdampak terhadap penurunan angka stunting di daerah.
Menurutnya, program penanganan stunting harus difokuskan pada penguatan gizi keluarga dan intervensi yang tepat sasaran, bukan sekadar kegiatan seremonial atau belanja birokrasi yang tidak jelas output-nya.
“Masalah stunting ini harus ditangani secara serius dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Ternate Dr. Adnan Mahmud memberikan apresiasi atas konsistensi Graal dalam menghadirkan ruang diskusi akademik bagi mahasiswa. Kuliah tamu tersebut dinilai mampu membangun semangat kritis mahasiswa terhadap isu sosial dan kebijakan publik.
“Kami sangat merespons positif kehadiran beliau. Ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif baru bahwa politik dapat dijalankan secara bermartabat dan berbasis gagasan,” ujarnya.
Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan program pangan murah bagi mahasiswa dan pegawai sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini.









