Resah Aksi Premanisme Bersenjata, Warga Minta Aparat Bertindak di Perbatasan Tagia–Matuting Halmahera Selatan

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 01:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan — Situasi keamanan di wilayah perbatasan Desa Tagia dan Desa Matuting, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi perhatian warga setelah muncul laporan adanya aksi pemalakan terhadap para pengendara yang melintas pada malam hari.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Pemerintah Desa Tagia dan Desa Matuting sebelumnya telah menggelar pertemuan terkait kondisi keamanan wilayah. Menindaklanjuti hal tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Pemerintah Desa Tagia dikabarkan melakukan patroli di kawasan perbatasan Matuting–Tagia guna memastikan situasi tetap kondusif.

Namun, keresahan masyarakat masih tinggi. Warga menyampaikan bahwa di wilayah pertengahan Matuting Cabang Dua, jalur Matuting–Tagia, hingga kawasan Tagia–Lelewi, kerap muncul sekelompok oknum berjumlah sekitar tiga hingga empat orang yang diduga melakukan pemalakan terhadap pengendara yang melintas, khususnya saat larut malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih mengkhawatirkan, para pelaku disebut membawa senjata tajam berupa tombak dan parang, sehingga menimbulkan rasa takut bagi masyarakat yang hendak bepergian. Kondisi ini membuat warga meminta aparat keamanan segera mengambil langkah tegas agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga:  TKA Bermasalah di SDN 119 Halsel, Nama Siswa Tak Terdata: Orang Tua Desak Kepsek Dievaluasi

Sejumlah warga berharap patroli rutin dapat ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan, serta dilakukan penindakan terhadap para pelaku agar keamanan dan ketertiban masyarakat kembali terjaga.
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari bepergian seorang diri pada tengah malam, serta segera melapor kepada aparat desa maupun kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan di jalur tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah serta menciptakan rasa aman bagi seluruh warga.

Penulis: Bung Diman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Loleomekar Desak Bupati dan DPRD Halsel Lanjutkan Jalan Lapen hingga ke Desa
IAIN Ternate Kukuhkan 523 Wisudawan, Lima Lulusan Terbaik Raih Predikat Tertinggi
Laporan 57 Kades Masuk Polres Halsel, GPM: Telusuri Dana Desa, Jangan Berhenti di Administrasi
Laga Persahabatan Sepak Bola SMAN 17 vs SMA Alkhairaat Wayaua: Pererat Silaturahmi dan Junjung Sportivitas Pelajar Halmahera Selatan
Rumah Warga Loleojaya Ludes Terbakar, Keluarga Din dan Sarni Kehilangan Tempat Tinggal
Wayaua Bersatu, Matangkan Persiapan Piala Bupati Cup Halsel 2026
Daniel Waraney Tumilantouw Meninggal di Site Kawasi PT HJF (Harita Group), Kuasa Hukum Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan
LDKS SMAN 7 Halmahera Selatan Siapkan Calon Pemimpin OSIS yang Berkarakter dan Berintegritas
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:00 WIT

Warga Loleomekar Desak Bupati dan DPRD Halsel Lanjutkan Jalan Lapen hingga ke Desa

Senin, 7 September 2026 - 06:35 WIT

IAIN Ternate Kukuhkan 523 Wisudawan, Lima Lulusan Terbaik Raih Predikat Tertinggi

Kamis, 3 September 2026 - 09:56 WIT

Laporan 57 Kades Masuk Polres Halsel, GPM: Telusuri Dana Desa, Jangan Berhenti di Administrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:39 WIT

Laga Persahabatan Sepak Bola SMAN 17 vs SMA Alkhairaat Wayaua: Pererat Silaturahmi dan Junjung Sportivitas Pelajar Halmahera Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:30 WIT

Rumah Warga Loleojaya Ludes Terbakar, Keluarga Din dan Sarni Kehilangan Tempat Tinggal

Berita Terbaru