Dirut PDAM Halsel Klarifikasi Tagihan Air Rp967 Ribu, Akui Dipicu Kebocoran Instalasi Pelanggan

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:09 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan – Direktur Utama PDAM Halmahera Selatan memberikan klarifikasi terkait tagihan rekening air milik pelanggan atas nama Ade Nyong Nafis yang mencapai Rp967.500 pada April 2026 dan sempat menjadi perhatian masyarakat.

Menurut Dirut PDAM Halsel, tingginya tagihan tersebut terjadi akibat adanya kebocoran pada instalasi air di rumah pelanggan yang tidak disadari dalam waktu cukup lama, sehingga penggunaan air terus tercatat pada meteran.

Ia menjelaskan bahwa persoalan serupa sebenarnya pernah terjadi pada Desember 2025. Saat itu, terdapat kebocoran pipa di rumah pelanggan yang baru diketahui sekitar tiga minggu kemudian, sehingga pemakaian air meningkat cukup signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kondisi seperti ini, air tetap mengalir dan tercatat di meteran meskipun tidak digunakan secara normal oleh pelanggan. Biasanya kebocoran kecil sering tidak disadari sehingga tagihan menjadi tinggi,” jelas Dirut PDAM Halsel, Kamis (14/5/2026).

Dirut menerangkan, pada Januari 2026 pelanggan melakukan pembayaran tagihan untuk periode Desember hingga Februari yang disertai denda keterlambatan pembayaran. Total pembayaran saat itu mencapai sekitar Rp700 ribu.

Selanjutnya, pada Maret 2026 pelanggan kembali melakukan pembayaran sekitar Rp400 ribu. Namun pada saat itu, kebocoran pada keran maupun instalasi air disebut masih terjadi dan belum diketahui oleh pelanggan, sehingga penggunaan air terus meningkat hingga menyebabkan tagihan April melonjak menjadi Rp967.500.

Untuk memastikan persoalan tersebut, pelanggan Ade Nyong Nafis kemudian mendatangi kantor PDAM Halmahera Selatan dan melakukan pengecekan data penggunaan air bersama petugas melalui sistem pembayaran PDAM.

“Pelanggan sudah datang langsung ke kantor dan kami bersama-sama memeriksa data penggunaan air di sistem. Dari hasil pengecekan itu, pelanggan juga membenarkan bahwa memang terjadi kebocoran pada instalasi air di rumah,” ujarnya.

Setelah mengetahui penyebab tingginya tagihan, pelanggan kemudian melakukan perbaikan pada keran dan instalasi air yang mengalami kerusakan. Setelah perbaikan dilakukan, penggunaan air kembali normal dan tagihan pada Mei 2026 juga sudah kembali stabil.

“Setelah kebocoran diperbaiki, pemakaian air pelanggan kembali normal dan tagihan bulan Mei juga sudah normal,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ade Nyong Nafis juga meminta keringanan pembayaran kepada pihak PDAM Halmahera Selatan. Ia mengusulkan agar pembayaran tagihan bulan April dapat dicicil terlebih dahulu sebesar Rp500 ribu, sementara sisa pembayaran akan dilunasi pada bulan berikutnya.

Permintaan tersebut langsung direspons baik oleh Dirut PDAM Halmahera Selatan sebagai bentuk solusi dan pelayanan kepada pelanggan.

“Atas kebijakan dan keringanan yang diberikan pihak PDAM, saya mengucapkan terima kasih kepada Dirut PDAM Halmahera Selatan karena sudah membantu memberikan kemudahan pembayaran,” ujar Ade Nyong Nafis.

Dirut PDAM Halsel juga mengimbau seluruh pelanggan agar rutin memeriksa kondisi instalasi air di rumah masing-masing guna mencegah kebocoran yang dapat menyebabkan lonjakan tagihan.

Ia meminta pelanggan segera melapor kepada petugas apabila menemukan penggunaan air yang tidak normal atau tagihan yang meningkat secara tiba-tiba, sehingga dapat segera dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih awal.

“Kami berharap pelanggan lebih memperhatikan instalasi air di rumah. Kebocoran kecil yang dianggap sepele bisa berdampak besar terhadap tagihan. Jika ada lonjakan pemakaian atau tagihan yang tidak normal, segera laporkan agar petugas bisa melakukan pengecekan,” pungkasnya.

PDAM Halmahera Selatan menegaskan akan terus meningkatkan pelayanan serta pengawasan terhadap sistem distribusi dan penggunaan air pelanggan guna mencegah persoalan serupa kembali terjadi di kemudian hari.

 

(Tim Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DIREKTUR PT DIFA MEDIA GROUP SULDIN M SOMADAYO UCAPKAN SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, AJAK GENERASI MUDA JADI PEMIMPIN BERINTEGRITAS
Semangat Sumpah Pemuda 2026, Kades Kaputusang Milka Dadana Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Bangun Daerah
Pemuda dan Pemudi Desa Gilalang Gelar Jumat Bersih untuk memperkuat Semangat Gotong Royong, kepedulian lingkungan
SMA NEGERI 7 HALMAHERA SELATAN LANTIK PENGURUS MPK DAN OSIS, SIAP CETAK PEMIMPIN MUDA BERKARAKTER
BIM-MALUT DESAK KEJATI MALUT PERCEPAT KASUS HIBAH UNSAN BACAN, PERIKSA HASAN ALI BASSAM KASUBA DAN USUT SELURUH PIHAK TERKAIT!
KAYA AKAN SUMBER DAYA ALAM, TETAPI MASYARAKAT MASIH RENTAN: ADA APA DENGAN HALMAHERA SELATAN?
Kabut Tebal dan Debu Jadi Perhatian, SMPN 29 Halsel Bagikan Masker kepada Siswa
Dinyatakan Melanggar AD/ART, Penetapan Ketua IKB-MAKAYOA Halsel Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:00 WIT

DIREKTUR PT DIFA MEDIA GROUP SULDIN M SOMADAYO UCAPKAN SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, AJAK GENERASI MUDA JADI PEMIMPIN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:10 WIT

Semangat Sumpah Pemuda 2026, Kades Kaputusang Milka Dadana Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Bangun Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:57 WIT

Pemuda dan Pemudi Desa Gilalang Gelar Jumat Bersih untuk memperkuat Semangat Gotong Royong, kepedulian lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:27 WIT

SMA NEGERI 7 HALMAHERA SELATAN LANTIK PENGURUS MPK DAN OSIS, SIAP CETAK PEMIMPIN MUDA BERKARAKTER

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:38 WIT

KAYA AKAN SUMBER DAYA ALAM, TETAPI MASYARAKAT MASIH RENTAN: ADA APA DENGAN HALMAHERA SELATAN?

Berita Terbaru