Diduga Dalam Pengaruh Miras, Oknum Warga Desa Belang-Belang Aniaya Pria Asal Desa Silang

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 00:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN– Dugaan tindak pidana penganiayaan terjadi di Desa Belang-Belang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 18.00 WIT. Seorang oknum warga berinisial KISAN diduga melakukan pemukulan terhadap H.H. alias Hijrah, warga asal Desa Silang, saat korban tengah berada di kediamannya bersama keluarga.

Peristiwa tersebut berlangsung di halaman dapur rumah korban. Saat itu, Hijrah sedang duduk santai sambil menikmati kopi bersama kakak ipar, om mantu, serta beberapa anggota keluarga lainnya. Situasi awal dilaporkan dalam keadaan aman dan tidak terdapat perselisihan maupun ketegangan.

Namun suasana mendadak berubah ketika terduga pelaku datang ke lokasi dalam kondisi yang diduga dipengaruhi minuman keras. Berdasarkan keterangan korban, tanpa adanya percakapan atau teguran sebelumnya, pelaku langsung menghampiri dan melayangkan pukulan ke arah kepala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hanya duduk minum kopi bersama kakak ipar. Tiba-tiba dia datang dalam keadaan mabuk dan langsung memukul kepala saya. Saya tidak merasa memiliki masalah apa pun dengan dia,” ujar Hijrah saat memberikan keterangan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengeluhkan rasa sakit di bagian kepala. Keluarga yang berada di tempat kejadian segera melerai dan berupaya menenangkan situasi guna mencegah keributan meluas. Sejumlah warga sekitar juga disebut turut membantu mengamankan keadaan.

Baca Juga:  Diduga Dipengaruhi Miras, Pria di Desa Belang-Belang Dilaporkan Aniaya Warga Desa Silang

Keluarga korban menyayangkan tindakan pelaku yang diduga dalam pengaruh minuman keras hingga menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. Mereka menilai perbuatan tersebut tidak hanya merugikan korban secara fisik, tetapi juga mencederai rasa aman warga.

Pihak keluarga memastikan akan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian di wilayah Halmahera Selatan agar tangkap pelaku dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Mereka berharap aparat penegak hukum dapat bertindak cepat, profesional, dan objektif dalam menangani perkara tersebut demi menjaga keamanan dan kondusivitas di Desa Belang-belang.

TIM/RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata
Event Balap di Jalan Utama Halsel Tuai Sorotan, Warga Keluhkan Akses Ditutup dan Karcis Masuk
Dirut PDAM Halsel Klarifikasi Tagihan Air Rp967 Ribu, Akui Dipicu Kebocoran Instalasi Pelanggan
WERLINA TOTONONU Maju sebagai Calon Kepala Desa Bobo, Bawa Semangat Perubahan dan Harapan Baru untuk Masyarakat
Ketua GPM Halsel Desak Dirut PDAM Evaluasi Pegawai Terkait Dugaan Tarif Air Tidak Wajar
Warga Dusun Sungira Komplen Tarif Air Capai Rp967 Ribu, Pertanyakan Sistem Penagihan PDAM
Ketua GPM Harmain Rusli Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Warga
Di Bawah Cahaya Redup, Kepastian Itu Seakan Mati Perlahan: Jejak Identitas dan Akreditasi SD Negeri 173 Halmahera Selatan yang Tak Kunjung Kembali
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:54 WIT

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:09 WIT

Dirut PDAM Halsel Klarifikasi Tagihan Air Rp967 Ribu, Akui Dipicu Kebocoran Instalasi Pelanggan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:32 WIT

WERLINA TOTONONU Maju sebagai Calon Kepala Desa Bobo, Bawa Semangat Perubahan dan Harapan Baru untuk Masyarakat

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:02 WIT

Ketua GPM Halsel Desak Dirut PDAM Evaluasi Pegawai Terkait Dugaan Tarif Air Tidak Wajar

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:55 WIT

Warga Dusun Sungira Komplen Tarif Air Capai Rp967 Ribu, Pertanyakan Sistem Penagihan PDAM

Berita Terbaru

Kepulauan Tidore

KKSD UMMU Kelompok 3 Bahas Program Pengabdian Bersama Pemdes Tului

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:59 WIT

Halmahera Selatan

Kades Ilegal, Dana Desa Tidak Sah: Bom Waktu Korupsi di Depan Mata

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:54 WIT

Kepulauan Sula

Mahasiswa Hukum UMMU Soroti Dugaan Korupsi DD dan ADD Desa Kabau Pantai

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:12 WIT