TERNATE, — IAIN Ternate kembali membuka penerimaan mahasiswa baru (PMB) melalui tiga jalur utama, yakni SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan jalur mandiri. Jalur ini memberikan kesempatan bagi lulusan SMA/sederajat, termasuk lulusan lama, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Sahjad M. Aksan, menjelaskan bahwa jalur SPAN-PTKIN merupakan seleksi nasional berbasis prestasi akademik. Dalam jalur ini, siswa diusulkan langsung oleh pihak sekolah melalui sistem yang telah ditetapkan panitia pusat.
“Seleksinya dilakukan secara otomatis berdasarkan nilai dan prestasi siswa di sekolah,” jelasnya saat ditemui di ruangannya. Selasa 5/5/2026
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, jalur UM-PTKIN menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi melalui ujian tertulis berbasis nasional. Tahun ini, pendaftaran dibuka sejak 13 April hingga 30 Mei. Ujian dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 14 Juni, dengan pengumuman hasil sekitar 30 Juni. Peserta yang lulus diwajibkan melakukan daftar ulang pada 2 hingga 15 Juli.
Adapun jalur mandiri akan dibuka setelah pengumuman UM-PTKIN, yakni sekitar Agustus. Jalur ini terbuka tidak hanya bagi lulusan tahun berjalan, tetapi juga bagi lulusan lama.
Selain jalur penerimaan, IAIN Ternate juga menyediakan sejumlah program unggulan. Di antaranya Beasiswa Tahfidz bagi penghafal Al-Qur’an 30 juz, yang memberikan pembebasan biaya UKT atau SPP hingga lulus.
Program lainnya adalah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang ditujukan bagi tenaga kerja atau pegawai yang belum memiliki gelar sarjana. Melalui program ini, pengalaman kerja dapat dikonversi menjadi SKS, sehingga masa studi dapat ditempuh lebih singkat, sekitar satu hingga dua tahun.
“Selain itu, tersedia pula Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di luar wilayah kampus utama” tambahnya.
Dari sisi fasilitas, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan memiliki gedung perkuliahan terintegrasi dengan ruang kelas di setiap lantai, termasuk fasilitas smart class. Laboratorium juga tersedia lengkap, mulai dari microteaching, biologi, matematika, bahasa, PAUD hingga Bimbingan Konseling.
Fasilitas penunjang lainnya meliputi ruang pertemuan, akses Wi-Fi, musholla di setiap lantai, serta sekretariat organisasi mahasiswa seperti Sema, Dema, dan HMPS dalam satu gedung.
“Terkait biaya, kampus menetapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang relatif terjangkau. UKT tertinggi sebesar Rp2.700.000, sementara bagi mahasiswa penerima beasiswa tertentu dapat mencapai Rp0” pungkasnya.
Dengan berbagai jalur seleksi, program unggulan, dan fasilitas yang tersedia, IAIN Ternate terus berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat Maluku Utara.
Rep: Ajin










