Ternate, — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Ternate, Minggu (03/05/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Hal ini tak lepas dari peran aktif Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto S.I.K.,M.H, yang turun langsung memimpin pengamanan di lapangan.
Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Ternate tersebut menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam menjamin setiap aktivitas masyarakat berjalan lancar tanpa gangguan. Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif.
“Seluruh personel kami arahkan untuk bertindak profesional, mengedepankan dialog, serta menghindari tindakan represif,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan bahwa aksi unjuk rasa merupakan bagian dari hak demokrasi yang dilindungi undang-undang. Karena itu, kehadiran polisi bukan untuk membatasi, melainkan mengawal agar penyampaian aspirasi masyarakat tetap berlangsung damai dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Selain pengamanan, komunikasi intensif antara aparat dan peserta aksi menjadi kunci utama terciptanya situasi kondusif. Dengan koordinasi yang baik, potensi kesalahpahaman di lapangan dapat ditekan seminimal mungkin.
Polres Ternate juga menerapkan langkah pengamanan yang terukur dan proporsional, termasuk menempatkan personel di sejumlah titik strategis. Upaya ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan normal.
Kapolres turut mengimbau para peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara santun, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Ternate.
Menariknya, dalam momentum tersebut, Kapolres memberikan apresiasi kepada para peserta aksi yang dinilai kooperatif selama kegiatan berlangsung. Sikap ini dinilai sebagai cerminan kuatnya sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan.
Dengan pendekatan yang humanis dan persuasif, pelaksanaan May Day di Ternate tahun ini diharapkan dapat menjadi contoh aksi damai yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.
TIM/RED










