Rumah Pribadi Jadi Kantor Desa, Kades Tawabi Tuai Kecaman Warganet”

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALMAHERA SELATAN — Polemik kepemimpinan kembali mengguncang Desa Tawabi, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan. Kepala Desa Tawabi, Rais Conoras, kini menjadi sorotan tajam publik setelah pernyataannya yang membandingkan rumah pribadi dengan masjid sebagai kantor pemerintahan viral di berbagai grup WhatsApp dan media sosial.

Perbincangan itu mencuat usai beredarnya pemberitaan berjudul “Polemik Kantor Desa Tawabi: Kades Bandingkan Rumah Pribadi dengan Masjid, Pemda Diminta Bertindak”. Dalam berita tersebut terungkap bahwa kantor desa resmi dibiarkan terbengkalai, sementara aktivitas pemerintahan justru dipindahkan ke rumah pribadi kepala desa.
Saat dikonfirmasi wartawan, Rais Conoras melontarkan pernyataan yang menuai kontroversi. Ia berdalih bahwa pemerintah daerah saja bisa berkantor di masjid, sehingga menurutnya tidak ada larangan menjadikan rumah pribadi sebagai kantor desa sementara.

“Pemda bisa berkantor di masjid, masa saya tidak bisa berkantor di rumah saya sementara?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini dinilai banyak pihak sebagai tantangan terbuka terhadap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan sekaligus bentuk pengaburan etika pemerintahan desa. Alih-alih menjelaskan alasan teknis atau langkah konkret memperbaiki kantor desa, sang kepala desa justru melempar logika pembenaran yang dianggap mencederai fungsi rumah ibadah dan tata kelola pemerintahan.

Foto: kondisi kantor desa tawabi Bacan barat

Reaksi publik pun menggelombang. Di berbagai grup WhatsApp, komentar bernada keras bermunculan. Sejumlah netizen menyebut Rais Conoras “berani” dan “punya seribu nyali” karena berani membandingkan kebijakan desa dengan praktik pemerintah daerah. Namun tak sedikit pula yang menilai pernyataan tersebut arogan, tidak pantas, dan menyesatkan.

Pengamat lokal menilai, penggunaan rumah pribadi sebagai kantor desa berpotensi melanggar prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pelayanan publik menjadi kabur, batas antara urusan negara dan kepentingan pribadi kian tipis, dan risiko penyalahgunaan wewenang terbuka lebar.

Desakan agar pemerintah daerah bertindak tegas semakin menguat. Publik meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Inspektorat Kabupaten turun tangan, memeriksa kondisi kantor desa yang terbengkalai, sekaligus mengevaluasi kebijakan sepihak kepala desa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan terkait polemik tersebut.

Namun satu hal pasti: pernyataan Kepala Desa Tawabi telah membuka kotak pandora—bukan hanya soal kantor desa, tetapi juga soal kepatuhan hukum, etika jabatan, dan kualitas kepemimpinan di tingkat desa.
Publik kini menunggu: akankah polemik ini dibiarkan berlalu sebagai sensasi media sosial, atau menjadi pintu masuk penegakan disiplin pemerintahan desa?

Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel trendhalsel.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DIREKTUR PT DIFA MEDIA GROUP SULDIN M SOMADAYO UCAPKAN SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, AJAK GENERASI MUDA JADI PEMIMPIN BERINTEGRITAS
Semangat Sumpah Pemuda 2026, Kades Kaputusang Milka Dadana Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Bangun Daerah
Pemuda dan Pemudi Desa Gilalang Gelar Jumat Bersih untuk memperkuat Semangat Gotong Royong, kepedulian lingkungan
SMA NEGERI 7 HALMAHERA SELATAN LANTIK PENGURUS MPK DAN OSIS, SIAP CETAK PEMIMPIN MUDA BERKARAKTER
BIM-MALUT DESAK KEJATI MALUT PERCEPAT KASUS HIBAH UNSAN BACAN, PERIKSA HASAN ALI BASSAM KASUBA DAN USUT SELURUH PIHAK TERKAIT!
KAYA AKAN SUMBER DAYA ALAM, TETAPI MASYARAKAT MASIH RENTAN: ADA APA DENGAN HALMAHERA SELATAN?
Kabut Tebal dan Debu Jadi Perhatian, SMPN 29 Halsel Bagikan Masker kepada Siswa
Dinyatakan Melanggar AD/ART, Penetapan Ketua IKB-MAKAYOA Halsel Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:00 WIT

DIREKTUR PT DIFA MEDIA GROUP SULDIN M SOMADAYO UCAPKAN SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98, AJAK GENERASI MUDA JADI PEMIMPIN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:10 WIT

Semangat Sumpah Pemuda 2026, Kades Kaputusang Milka Dadana Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Bangun Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:57 WIT

Pemuda dan Pemudi Desa Gilalang Gelar Jumat Bersih untuk memperkuat Semangat Gotong Royong, kepedulian lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:27 WIT

SMA NEGERI 7 HALMAHERA SELATAN LANTIK PENGURUS MPK DAN OSIS, SIAP CETAK PEMIMPIN MUDA BERKARAKTER

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:38 WIT

KAYA AKAN SUMBER DAYA ALAM, TETAPI MASYARAKAT MASIH RENTAN: ADA APA DENGAN HALMAHERA SELATAN?

Berita Terbaru